GROUP 3-SUMMARY CH VII.pdf - o Alvin Hidayat o Anis Fadlilah Itsnaini o Arkan Shafi Ramadhan o Fadly Sutrisno o Fattah Mirza o Naufal Erfandi o Ronaldo

GROUP 3-SUMMARY CH VII.pdf - o Alvin Hidayat o Anis...

This preview shows page 1 - 3 out of 9 pages.

BUSINESS ETHICS SUMMARY-GROUP 3 1 o Alvin Hidayat o Anis Fadlilah Itsnaini o Arkan Shafi Ramadhan o Fadly Sutrisno o Fattah Mirza o Naufal Erfandi o Ronaldo Kilapong o Shahira Nadira Arsya Ethical Decision Making : Technology and Privacy in the Workplace I. Defining Privacy Privasi adalah nilai yang samar dan diperdebatkan dalam masyarakat kontemporer apalagi dengan peningkatan luar biasa dalam teknologi komputer dalam beberapa dekade terakhir. Namun ada kebingungan luas tentang sifat, luas, dan nilai privasi di beberapa Negara. Contohnya Beberapa negara Barat tidak mengakui hak hukum untuk privasi sebagaimana diakui di Amerika Serikat, Bahkan di Amerika Serikat ada ketidaksepakatan yang signifikan tentang privasi. Dalam literatur atau filosofis privasi sebagai hak untuk "dibiarkan sendiri" dalam zona kesendirian pribadi, dan privasi sebagai hak untuk mengontrol informasi tentang diri sendiri. Dengan demikian kita wajib menghargai martabat yang melekat dari setiap individu dan hak setiap orang untuk diperlakukan dengan hormat, kita harus mengakui bahwa keputusan dan informasi pribadi tertentu adalah hak eksklusif dari individu tersebut. Contoh pelanggaran privasi dalam dunia kerja adalah ketika orang lain mengetahui informasi pribadi membaca e-mail yang bukan miliknya dan menguping pada percakapan pribadi. Filsuf George Brenkert berargumen bahwa pengertian informasi tentang privasi melibatkan hubungan antara dua pihak, A dan B, dan informasi pribadi X tentang A. Privasi dilanggar hanya ketika B mulai mengenal X, dan tidak ada hubungan antara A dan B yang akan membenarkan B mengetahui X. Dengan demikian, apakah privasi saya dilanggar atau tidak dengan pengungkapan informasi pribadi tergantung pada hubungan saya dengan orang atau orang yang mengetahui informasi itu. Membatasi akses informasi pribadi hanya kepada mereka yang memiliki hubungan pribadi adalah salah satu cara penting untuk menjaga integritas dan individualitas pribadi seseorang. II. Ethical Sources of a Right to Privacy Hak privasi ditemukan di dalam hak individu, universal untuk otonomi, dalam hal ini untuk membuat keputusan tentang keberadaan pribadi kita tanpa batasan. Hak ini bagi seorang individu mengharapkan penghormatan terhadap otonomi pribadinya.Contoh hak privasi di tempat kerja seorang karyawan memiliki kewajiban untuk menghormati aset informasi perusahaan dan perusahaan wajib menghormati hak privasi karyawan. Menurut survei privasi di 50 negara di seluruh dunia menemukan hal berikut: Privasi adalah hak asasi manusia mendasar yang diakui dalam semua ikatan pohon internasional dan perjanjian tentang hak asasi manusia. Hampir setiap negara di dunia mengenalinya. membentengi privasi sebagai hak asasi manusia yang
BUSINESS ETHICS SUMMARY-GROUP 3 2 mendasar dalam konstitusi mereka, baik secara eksplisit atau implisit. Konstitusi yang paling baru disusun mencakup hak khusus untuk mengakses dan mengendalikan informasi pribadi seseorang. Oleh karena itu, nilai privasi bagi masyarakat yang beradab sama besarnya dengan

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture