3. BAB I-PENDAHULUAN - BAB I PENDAHULUAN I.1. Tujuan...

Info iconThis preview shows pages 1–5. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
BAB I PENDAHULUAN I.1. Tujuan Percobaan 1. Mahasiswa mampu melakukan penyiapan olesan bakteri dengan baik sebagai prasyarat berbagai macam pewarnaan. 2. Mahasiswa mampu melakukan pewarnaan gram. 3. Mahasiswa mampu melakukan pengamatan bakteri dengan menggunakan mikroskop. I.2. Tinjauan Pustaka 1.2.1 Bakteri Bakteri dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria ), adalah kelompok raksasa dari organisme hidup. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal), dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel, cytoskeleton, dan organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. Oleh karena itu, bakteri termasuk dalam organisme prokariotik. Banyak patogen merupakan bakteri. Kebanyakan dari mereka kecil, biasanya hanya berukuran 0,5-5 μm, meski ada jenis dapat menjangkau 0,3 mm dalam diameter ( Thiomargarita ). Mereka umumnya memiliki dinding sel, seperti sel hewan dan jamur, tetapi dengan komposisi sangat berbeda (peptidoglikan). Banyak 1 Gambar I.1 Bakteri [1]
Background image of page 1

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
yang bergerak menggunakan flagela, yang berbeda dalam strukturnya dari flagela kelompok lain. [2] 1.2.2 Struktur Tubuh Bakteri Seperti prokariot (organisme yang tidak memiliki selaput inti) pada umumnya, semua bakteri memiliki struktur sel yang relatif sederhana. Struktur bakteri yang paling penting adalah dinding sel. Bakteri dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu gram positif dan gram negatif didasarkan pada perbedaan struktur dinding sel. Bakteri gram positif memiliki dinding sel yang terdiri atas lapisan peptidoglikan yang tebal dan asam teichoic . Sementara bakteri gram negatif memiliki lapisan luar, lipopolisakarida - terdiri atas membran dan lapisan peptidoglikan yang tipis terletak pada periplasma (di antara lapisan luar dan membran sitoplasmik). Banyak bakteri memiliki struktur di luar sel lainnya seperti flagela dan fimbria yang digunakan untuk bergerak, melekat dan konjugasi. Beberapa bakteri juga memiliki kapsul atau lapisan lendir yang membantu pelekatan bakteri pada suatu permukaan dan biofilm formation . Bakteri juga memiliki kromosom, ribosom dan beberapa spesies lainnya memiliki granula makanan, vakuola gas dan magnetosom. 2 Gambar I.2 Struktur Dasar Sel Bakteri [3]
Background image of page 2
Beberapa bakteri mampu membentuk endospora yang membuat mereka mampu bertahan hidup pada lingkungan ekstrim. [4] 1.2.3 Morfologi Bakteri Berdasarkan bentuknya, bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar, yaitu: 1. Kokus (Coccus) dalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola, dan mempunyai beberapa variasi sebagai berikut: a. Monococcus , jika kecil dan tunggal b. Diplococcus , jka bergandengan dua-dua c. Tetracoccus , jika bergandengan empat dan membentuk bujursangkar 3 Gambar I.3 Macam-macam bentuk bakteri [5]
Background image of page 3

Info iconThis preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

View Full DocumentRight Arrow Icon
d. Sarcina , jika bergerombol membentuk kubus e. Staphylococcus , jika bergerombol f. Streptococcus , jika bergandengan membentuk rantai 2. Basil ( Bacillus ) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder, dan mempunyai variasi sebagai berikut:
Background image of page 4
Image of page 5
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Page1 / 22

3. BAB I-PENDAHULUAN - BAB I PENDAHULUAN I.1. Tujuan...

This preview shows document pages 1 - 5. Sign up to view the full document.

View Full Document Right Arrow Icon
Ask a homework question - tutors are online