ED SPA 320-Materialitas dalam Tahap Perencanaan dan Pelaksanaan Audit

Di samping itu laporan keuangan mungkin digunakan

Info iconThis preview shows page 1. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Unformatted text preview: an sepanjang pelaksanaan audit, khususnya pada saat: (a) Mengidentifikasi dan menilai risiko salah saji material;8 (b) Menentukan sifat, saat, dan luas prosedur audit selanjutnya;9 dan (c) Mengevaluasi dampak salah saji yang tidak dikoreksi, jika ada, terhadap laporan keuangan10 dan dalam merumuskan opini dalam laporan auditor.11 Penentuan Materialitas dan Materialitas Pelaksanaan dalam Perencanaan Audit Pertimbangan Spesifik terhadap Entitas Sektor Publik (Ref: Para. 10) A2. Dalam kasus entitas sektor publik, pembuat undang-undang dan badan pengatur merupakan pemakai utama laporan keuangan. Di samping itu, laporan keuangan mungkin digunakan untuk membuat keputusan selain keputusan ekonomi. Oleh karena itu, penentuan materialitas untuk laporan keuangan secara keseluruhan (dan, jika berlaku, tingkat materialitas untuk golongan transaksi, saldo akun atau pengungkapan tertentu) dalam audit atas laporan keuangan entitas sektor publik juga dipengaruhi oleh peraturan perundang-undangan atau kewenangan lain, dan oleh kebutuhan informasi keuangan para pembuat undang-undang dan masyarakat umum dalam kaitannya dengan program sektor publik. Penggunaan Tolok Ukur dalam Menentukan Materialitas untuk Laporan Keuangan secara Keseluruhan (Ref: Para. 10) A3. Penentuan materialitas membutuhkan penggunaan pertimbangan profesional. Sebagai langkah awal dalam menentukan materialitas untuk laporan keuangan secara keseluruhan, persentase tertentu sering kali diterapkan pada suatu tolok ukur...
View Full Document

This document was uploaded on 11/15/2012.

Ask a homework question - tutors are online