KEBIJAKAN FISKAL.docx - TUGAS INDIVIDU \u201cKEBIJAKAN FISKAL\u201d Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kebijakan Ekonomi Indonesia Dosen Pengampu Abdul

KEBIJAKAN FISKAL.docx - TUGAS INDIVIDU u201cKEBIJAKAN...

This preview shows page 1 - 3 out of 6 pages.

TUGAS INDIVIDU “KEBIJAKAN FISKAL” Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Kebijakan Ekonomi Indonesia Dosen Pengampu : Abdul Haris.,SE.,MM Disusun oleh : Nadzar Ihsan Sofyan ( 118020413) UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON Jalan Pemuda No.32 Cirebon 45132 2019
Pengertian Fiskal Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fiskal berkenaan dengan urusan pajak atau pendapatan negara. Kata fiskal itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu fiscus yang merupakan nama seseorang yang memiliki atau memegang kekuasaan atas keuangan pada zaman Romawi kuno. Sedangkan, dalam Bahasa Inggris fiskal disebut fisc yang berarti pembendaharaan atau pengaturan keluar masuknya uang yang ada dalam kerajaan. Jadi, fiskal ini digunakan untuk menjelaskan bentuk pendapatan negara atau kerajaan yang dikumpulkan dari masyarakat dan oleh pemerintahan Negara atau kerajaan dianggap sebagai pendapatan lalu digunakan untuk pengeluaran dengan program- program untuk mencapai pendapatan nasional, produksi, perekonomian, dan digunakan juga sebagai perangkat keseimbangan dalam perekonomian. Di Indonesia, istilah kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan pemerintah. Kemudian, timbul pertanyaan, apa bedanya kebijakan fiskal dengan kebijakan moneter? Perbedaannya terdapat pada tujuannya. Jika kebijakan moneter bertujuan untuk menstabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar, kebijakan fiskal dapat Anda pahami dengan membaca poin di bawah ini. Tujuan Kebijakan Fiskal Secara garis besar, tujuan kebijakan fiskal adalah untuk memengaruhi jalannya perekonomian dengan berbagai sasaran berikut ini: 1. Meningkatkan PDB dan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan fiskal bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara maksimal karena berpengaruh besar dengan pemasukan atau pendapatan negara, meliputi: bea dan cukai, pajak bumi dan bangunan, pajak penghasilan, devisa negara, impor, pariwisata, dan lainnya.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture