JAWABAN ADPU4433.docx - TUGAS 3 PERENCANAAN KOTA Pengaruh...

This preview shows page 1 - 4 out of 17 pages.

TUGAS 3 PERENCANAAN KOTAPengaruh Tata Kota Terhadap Kenyamanan PublikOLEH :RINA YULIANTI020415956[email protected]DOSEN PEMBIMBINGPROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA S-1FAKULTAS HUKUM, ILMU SOSIAL DAN POLITIKUNIVERSITAS TERBUKA
1.PengertianKawasan perkotaan pada saat ini telah menjadi masalah yang cukup sulitdiatasi terutama dalam bidang pemanfaatan ruang terbuka hijau yang dimanameningkatnya akan permintaan lahan yang terus mengalami peningkatan daritahun ke tahun. Kota sebagai pusat pertumbuhan, perkembangan dan perubahanserta pusat sebagai kegiatan ekonomi, sosial, budaya, politik, dan berbagaiaktivitas manusia. Kota mempunyai luas lahan terbatas permintaan akanpenggunaan lahan pada suatu kota yang terus berkembang untuk pembangunanberbagai fasilitas perkotaan baik pemukiman, industri, dan pertambahan jalurtransportasi maupun lahan terbangun lainnya yang perlahan akan menyita lahan-lahan ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.Pembangunan wilayah perkotaan terus meningkat seiring bertambahnyajumlah penduduk dan kebutuhan akan sarana dan prasarana kota. Perkembangankota dapat menyebabkan kualitas ruang terbuka hijau semakin menurun dan jauhdari standar minimum sebuah kota yang nyaman, dalam Rencana Tata RuangKota (RTRW) telah di tentukan Proporsi Ruang terbuka hijau itu sendiri sesuaiStandar Nasional Indonesia (SNI). Pada realita saat ini pemanfaatan ruangterbuka hijau yang belum tepat sasaran di suatu kota. Yang mengakibatkanpenurunan kualitas kota antara lain tidak terawatnya pelestarian atau ruangpejalan kaki, perubahan fungsi taman hijau menjadi tempat penjualan pedagangkaki lima, yang menggangu kenyaman kota.Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan unsur penting pada kawasanwilayah perkotaan dalam membentuk lingkungan kota yang indah dan nyaman.Ketersediaan ruang terbuka hijau merupakan bagian dari penataan ruangkawasan perkotaan yang memberikan manfaat kehidupan yang sangat besar dandapat dipakai bagi masyarakat perkotaan sebagai tempat rekreasi, akademik dantempat interaksi sosial. Adapun dampak dari RTH di kawasan kota dalam segi1
2ekologis sebagai paru-paru kota, pengatur iklim micro (sirkulasi udara secaraalamiah), peneduh kota, produsen oksigen, penyerap air hujan dan penahan angin.RTH dalam manfaat segi budaya antaranya menggambarkan ekspresi budayalokal, merupakan media komunikasi warga kota dan wadah obyek pendidikan,penelitian dan pelatihan dalam mempelajari alam dan adapula sebagai estetikayaitu meningkatkat kenyamanan dan memperindah lingkungan kota.Berdasarkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor :05/PRT/M/2007. Tentang penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau(RTH). Ruang terbuka hijau kota memiliki 30% dari luas keseluruhan wilayahyang terdiri dari ruang terbuka hijau publik dan ruang terbuka hijau privat.

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 17 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Fall
Professor
NoProfessor
Tags

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture