15 Reservoir Rekah Alami

Info iconThis preview shows page 1. Sign up to view the full content.

View Full Document Right Arrow Icon
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.

Unformatted text preview: rlebih dahulu. 45 Gambar 16 Comparison of Plots of PD vs. tD for Pseudo Steady State and Gradient Flow Models 46 Gambar 17 47 Analisa Sentara Tekanan pada Reservoir Rekah Alami di bawah Pengaruh Aliran Spherical Dari beberapa pengamatan, aliran pada reservoir rekah alami dapat berupa aliran spherical seperti terlihat pada Gambar 7a. Aliran spherical ini terjadi misalnya pada suatu “carbonate reef reservoir” di mana sumur produksi menembus hanya di bagian atasnya saja, atau pada reservoir rekah alami dengan “partial penetration”. Untuk kondisi seperti ini, metoda-metoda yang telah dibicarakan terdahulu tentu saja tidak dapat digunakan. Ershanghi et.al. menurunkan suatu metoda analisa untuk sistem porositas ganda di bawah pengaruh aliran spherical. 48 Analisa Sentara Tekanan pada Reservoir Rekah Alami di bawah Pengaruh Aliran Spherical Dengan anggapan bahwa skin dan wellbore storage dapat dibaikan, maka persamaan di bawah ini didapatkan : ⎧⎛ (φ C + φ C )µr 2 ⎞ 0.5 ⎫ qµB o ⎪ ⎪ t ew ⎟ f Pw = Pi − 141.2 1 − ⎨⎜ m m ⎜ 13.82 x 10 − 6 k t ⎟ ⎬ k f rew f ⎠⎪ ⎪⎝ ⎩ ⎭ Apabila dilakukan superposisi terhadap persamaan di atas, maka didapat persamaan dasar untuk analisa pressure buildup : Pws 1 ⎛1 ⎞ = Pi − m ⎜ − ⎟ t + ∆t ⎠ ⎝ ∆t 49 Analisa Sentara Tekanan pada Reservoir Rekah Alami di bawah Pengaruh Aliran Spherical Dimana ( ) m = 38002 qB µ / k f 1.5 (φf C f )0.5 Persamaan 19 mengisyaratkan bahwa Pws harus diplot ( ∆t - t + ∆t ) dengan untuk mwndapatkan “spherical Horner Straight line”. Permeabilitas dihitung dengan : 141.2 qµB k= ∆P * rew Dimana ∆P * =P * − Pwf 50 Analisa Sentara Tekanan pada Reservoir Rekah Alami di bawah Pengaruh Aliran Spherical Skin factor dapat ditentukan berdasarkan persamaan : S= ⎡⎧⎛ ⎛ ⎢⎪⎜ ⎜ ⎢⎨⎜ ⎝ ⎢⎪⎜ ⎢⎩⎜ ⎣⎝ φ C + φ C µr m m f ⎞ f⎟ ⎠ 0 .5 2 ew 13.82 x 10 k −6 f ⎞⎫ ⎟⎪ ⎧⎛ P - P ⎟⎬ ⎨⎜ ∆t wf ⎟⎪ ⎩⎝ m ⎟ ⎠⎭ di mana ∆t di dalam menit dan m di dalam psi - rew 1⎫ ⎤ ⎞ + ⎟ ⎬ − 1⎥ ∆t ⎭ ⎦ ⎠ min , dan hc = 3 ln (hc / rw ) Kemudian harga ω dapat diperkirakan berdasarkan Gambar 18 dengan metoda type curve matching. 51 Gambar 18 52 Pendekatan Lain berdasarkan Gradient Flow Model Streltsova, Serra et.al dan Cinco et.al. mengemukakan bahwa pada umumnya untuk gradient flow model, perbandingan slope antara dua garis gradient sejajar dan zona transisi adalah 2 : 1. Hal ini akan mempermudah sejajar perhitungan. Misalnya slope zona transisi = m, maka slope dari segmen ketiga atau pertama adalah 2 m sehingga harga kf dan P* dapat ditentukan tanpa memerlukan garis “matrix fracture flow composite”. Gambar 23 memperlihatkan analisa dari Streltsova berdasarkan metoda perbandingan slope 2 : 1. Sayangnya metoda perbandingan slope sistem. Telah dibuktikan bahwa metoda harga ω < 0.001. ini tidak tersebut berlaku untuk semua hanya berlaku apabila 53 Gambar 19 54 Gambar 20 55 Gambar 21 56 Gambar 22 57 Gambar 23 Pressure Buildup for Test C 58...
View Full Document

This note was uploaded on 01/11/2013 for the course PETROLEUM 2121 taught by Professor Pr.pudjipermadi during the Winter '12 term at Institut Teknologi Bandung.

Ask a homework question - tutors are online