PAPER Return&Risk from Investing - Portfolio Theory.docx -...

This preview shows page 1 - 4 out of 30 pages.

MAKALAH RETURN & RISK, DIVERSIFIKASI DAN PORTFOLIO Disusun untuk memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah : Manajemen Investasi Dosen Pengajar : Ibu Febria Nalurita Oleh : Nurul Tri Wulandari (023001904517) Ghaitsa Amalina Infadsyah (023001904519) Sharfina Rindi Ghassani (023001904527) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI Kampus A Universitas Trisakti, Jl. Kyai Tapa No.1, Grogol Jakarta 11440 2020
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam melakukan suatu investasi, seorang investor akan menilai tingkat pengembalian (return) dari investasi tersebut. Selain berdasarkan tingkat pengembalian yang nantinya diharapkan akan diterima, investor juga menilai risiko yang berpotensi akan terjadi pada investasi tersebut. Investor yang berfikir ekonomis tentu akan mengharapkan tingkat pengembalian yang maksimal pada tingkat risiko tertentu, atau tingkat pengembalian tertentu pada tingkat risiko yang seminimal mungkin, yang dalam keuangan dikenal dengan istilah “High Risk High Return”. Ada trade off antara risk dan return, sehingga dalam pemilihan berbagai alternatif keputusan keuangan yang mempunyairisiko dan tingkat pengembalian yang berbeda-beda, pengambilan keputusankeuangan perlu memperhtungkan risiko relatif keputusannya. Untuk mengukur risiko relatif digunakan koefisien variasi, yang menggambarkanrisiko per unit imbalan yang diharapkan yang ditunjukkan oleh besarnyastandar deviasi dibagi tingkat pengenbalian yang diharapkan. Keputusan investasi tersebut dapat memunculkan asumsi bahwa seorang investor lebih condong untuk menghindari risiko. Investor dengan perilaku tersebut disebut dengan investor penghindar risiko (risk averse) di mana investor akan lebih memilih investasi dengan tingkat risiko yang lebih minim dan memilih portofolio optimal diantara beberapa portofolio yang efisien. Jika manajemen perusahaan dapat memanfaatkan dana yang berasal dari hutang untukmemperoleh laba operasi yang lebih besar dari beban bunga, maka penggunaan hutangdapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dan akan meningkatkan return bagipemegang saham. Sebaliknya, jika manajemen tidak dapat memanfaatkan dana secarabaik, perusahaan mengalami kerugian. Menurut Agus & Sri dalam Rachmanto (2002), salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan atau menghindari risiko dalam suatu kegiatan investasi adalah dengan melakukan diversifikasi saham dengan membentuk portofolio asset. Dengan adanya pembentukan portofolio maka risiko yang akan diterima dapat diminimalkan dan tidak mengurangi tingkat pengembalian yang diharapkan akan didapat. Rasionalitas seorang investor akan selalu menciptakan portofolio aset yang dapat memberikan tingkat
pengembalian dengan hasil 3 maksimum dengan tingkat risiko tertentu (Rachmanto, 2002). Risiko tidak sistematis dapat berkurang pada saat diversifikasi, namun risiko sistematis akan tetap ada tanpa menghiraukan jumlah saham pada suatu portofolio.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture