RESPONSI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA kelompok 4 imuttt sekaliiii.docx - RESPONSI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA KELARUTAN DUA CAIRAN YANG SALING BERCAMPUR SEBAGIAN

RESPONSI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA kelompok 4 imuttt sekaliiii.docx

This preview shows page 1 - 5 out of 17 pages.

RESPONSI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA KELARUTAN DUA CAIRAN YANG SALING BERCAMPUR SEBAGIAN Disusun Oleh : KELOMPOK 4 Elga Joninda Putri ( 18035132) Ilham Fauzi (180351 ) Muthia Dwi Putri (18035150) Niken Oktania (18035154) Nurul Vadilla Alvi (18035155) Risa Tri Fadillah (18035160) Vira Gita Fani (18035171) DosenPembimbing : FajriahAzra, S.pd, M.Si JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2019
KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-natikan syafa’atnya di akhirat nanti. Penulis mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, baik itu berupa sehat fisik maupun akal pikiran, sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan pembuatan makalah sebagai tugas responsi praktikum akhir dari mata kuliah kimia fisika dengan judul “Kelarutan 2 Zat Cair Yang Bercampur Sebagian” Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Kemudian apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima kasih. Padang, 8 Oktober 2019 Penulis
DAFTAR ISI Kata pengantar ................................................................................................ BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang ........................................................................................... Tujuan Praktikum ....................................................................................... BAB II PEMBAHASAN Landasan Teori ........................................................................................... Alat Dan Bahan .......................................................................................... Prosedur Kerja ............................................................................................ Tabel Pengamatan ...................................................................................... Perhitungan ................................................................................................ Pembahasan ................................................................................................ Jawaban Pertanyaan .................................................................................. BAB III PENUTUP Kesimpulan ................................................................................................ Daftar Pustaka ...............................................................................................
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kelarutan sering digunakan dalam beberapa faham. Kelarutan menyatakan pengertian secara kualitatif dari proses larutan. Kelarutan juga di gunakan secara kuantitatif untuk menyatakan komposisi dari larutan. Suatu larutan dinyatakan merupakan ”larutan tidak jenuh” jika solute dapat ditambahkan untuk memperoleh berbagai larutan yang berbeda dalam konsentrasinya. Dalam banyak hal, ternyata proses penambahan solute tidak dapat berlangsung secara tidak terbatas. Suatu keadaan akan dicapai dimana penambahan solute pada sejumlah solvent yang tertentu tidak akan menghasilkan larutan lain yang memiliki konsentrasi lebih tinggi. Kelarutan atau solubilitas adalah kemampuan suatu zat kimia tertentu, zat terlarut (solute), untuk larut dalam suatu pelarut (solvent). Kelarutan dinyatakan dalam jumlah maksimum zat terlarut yang larut dalam suatu pelarut pada kesetimbangan. Larutan hasil disebut larutan jenuh. Zat-zat tertentu dapat larut dengan perbandingan apapun terhadap suatu pelarut.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture