913-File Utama Naskah-2962-2-10-20190314.pdf - p-ISSN...

This preview shows page 1 - 2 out of 9 pages.

p-ISSN : 2087-9679 Jurnal Teknologi Pangan Vol 8 (3): 87-95 Th. 2018 e-ISSN: 2597-436X 87 INTRODUKSI TEKNOLOGI MEKANIS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI, KAPASITAS PRODUKSI DAN MUTU KERIPIK DI UKM KABUPATEN BLITAR Introduction Of Mechanical Technology To Increase Efficiency, Production Capacity And Quality Of Chips Which Is Produced By Smes On Blitar Jaya Mahar Maligan 1) dan M. Bagus Hermanto 2) 1) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, FTP Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang 65145 2) Jurusan Keteknikan Pertanian, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Malang 65145 email: [email protected] ABSTRACT In this community service activity (IbM), the introduction of mechanical technology to 2 SMEs in Blitar Regency has been done to increase efficiency and production capacity and quality of chips. In SMEs Karunia is done introduction of chopping technology using automatic chopper machine, packing technology using pedal sealer and oil slicing technology using spinner machine, while in SME Barokah RR has been done introduction of technology chopping machine using automatic chopper, and oil dripping technology using spinner machine, and frying technology using gas-fired stove. After the implementation of IbM activities, both SMEs have been able to increase the capacity and efficiency of their production and product quality. SMEs Karunia can increase the efficiency of chopping 25 kg uwi to 15 minutes, increasing the packing capacity to 80- 100 pack / hour and the product is not greasy. While SME Barokah RR has resulted in increasing the capacity of chopping to 25 kg bulbs / 15 minutes, increasing the frying capacity to 12-15 kg chips / hour and the products produced are not greasy. Keywords : Chips, Introduction, Mechanical Technology ABSTRAK Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, telah dilakukan introduksi teknologi mekanis pada 2 UKM di Kabupaten Blitar untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi serta mutu keripik. Pada UKM Karunia dilakukan introduksi teknologi perajangan mengunakan mesin perajang otomatis, teknologi pengemasan menggunakan pedal sealer dan teknologi penirisan minyak menggunakan mesin spinner, sedangkan pada UKM Barokah RR telah dilakukan introduksi teknologi perajangan menggunakan mesin perajang otomatis, dan teknologi penirisan minyak menggunakan mesin spinner, serta penambahan kompor produksi berbahan bakar gas. Setelah dilaksanakannya kegiatan IbM, kedua UKM telah mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksinya serta mutu produk. UKM Karunia dapat meningkatkan efisiensi perajangan 25 kg uwi menjadi 15 menit, meningkatkan kapasitas pengemasan menjadi 80-100 kemasan/jam serta produk yang dihasilkan tidak berminyak. Sedangkan UKM Barokah RR telah menghasilkan peningkatan kapasitas perajangan menjadi 25 kg umbi/15 menit, peningkatan kapasitas penggorengan menjadi 12-15 kg keripik/jam serta produk yang dihasilkan tidak berminyak.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture