berdasarkan pertimbangan kesulitan efektifitas dan biaya Jelaskan kondisi yang

Berdasarkan pertimbangan kesulitan efektifitas dan

This preview shows page 90 - 96 out of 177 pages.

berdasarkan pertimbangan kesulitan, efektifitas dan biaya Jelaskan kondisi yang terjadi setelah solusi tersebut dilakukan Kapan aktual solusi tersebut dilakukan Tulis dengan nama anggota, jangan biasakan mengisi dengan kata “Tim” untuk menunjukkan pembagian tugas antar anggota Kendala-kendala Countermeasure Ceritakan kendala apa saja yang dihadapi pada saat melakukan perbaikan Apa saja yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala tersebut.
Image of page 90
Image of page 91
5.1. Akar Penyebab : Lupa kapan harus angkat Solusi : Membuat visual control untuk mengingatkan waktu angkat Detail Aktivitas : Matriks pertimbangan penggunaan alat visual control No Alat / Visual Efektivitas Kelemahan Keputusan 1 Limit Switch (L/S) + Timer Kurang Orang yang memasak tidak tahu mana roti yang harus diangkat Tidak bisa dipakai 2 L/S + Timer + Lampu Rotari Cukup Lampu rotary hanya bisa dilihat bagi yang kebetulan melihat lampu rotari Belum bisa digunakan maksimal 3 L/S + Timer + Lampu Rotari + Alarm (Buzzer) Sangat efektif Cost cukup tinggi Digunakan dengan: L/S = Total Timer = Total Lamp = Total Buzzer = 2 Keputusan : Menggunakan alternatif no. 3 dengan 8 Limit Switch, 8 Timer, 8 Lampu Rotari & 2 Buzzer (Alarm)
Image of page 92
Cara Kerja: Ketika oven ditutup timer langsung On, 10 menit kemudian buzzer bunyi dan lampu rotary menyala Limit Switch Timer Buzzer (Alarm) Lampu Rotary % > 10 menit 13,75 10,42 6,25 8 2,5 0 0 0 0 0 0 Masak > 10 menit 11 5 2 4 1 0 0 0 0 0 0 Jumlah Sampling 80 48 32 50 40 50 44 40 62 48 48 Minggu Ke- 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Bulan Maret April Mei 0 3 6 9 12 15 Setelah QCC Target = 0% Hasil = 0% 5.1. Akar Penyebab : Lupa kapan harus angkat Solusi : Membuat visual control untuk mengingatkan waktu angkat Detail Aktivitas : Evaluasi Hasil (Target Antara) Data % Memasak Roti Bolu > 10 menit
Image of page 93
5.2. Akar Penyebab : Tidak ikuti SOP takar gula Solusi : Training kepedulian menjalankan SOP Detail Aktivitas : Inti materi training “ Kepedulian Menjalankan SOP” Definisi, terminology dan fungsi SOP Peran masing-masing dalam menjalankan SOP Akibat-akibat bila tidak menjalankan SOP Pre dan Post Test No Nama Hasil Test No Nama Hasil Test Pre Post Status Pre Post Status 1 Adin 100 100 Lulus 5 Leo 81 100 Lulus 2 Agus 72 100 Lulus 6 Maman 50 100 Lulus 3 Badu 81 100 Lulus 7 Rido 95 100 Lulus 4 Budi 75 100 Lulus 8 Saman 81 100 Lulus Hasil implementasi di lapangan : 100% mengikuti SOP, mengambil gula menggunakan gelas takar, tiap adonan = 4 gelas rata Problem yang timbul : Bila gula sedikit, waktu ambil gula menjadi lama (tidak bisa langsung ambil 1 gelas, gelas harus diisi lebih dari 1 kali karena harus di-cek waktu menakar gula) Standar 4 gelas = 14 detik Aktual 21 detik Problem Tindakan (PDCA) : Menurunkan waktu menakar gula Pelaksanaan Training (Poin kelulusan = 100)
Image of page 94
5.2. Akar Penyebab : Tidak ikuti SOP takar gula Solusi : Training kepedulian menjalankan SOP Detail Aktivitas : Tindakan (PDCA) Menurunkan waktu menakar gula No Alternatif Keuntungan Potensi Problem Ket 1 Stok gula yang dipakai dijaga tidak kurang dari 1/3 karung Memenuhi gelas mudah (hanya 1 kali) Stock X 2 Membuat takaran otomatis (modifikasi tempat penyimpanan beras) Takaran gula sesuai standar Mudah/cepat
Image of page 95
Image of page 96

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 177 pages?

  • Summer '18
  • Agus Setiawan

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture