c Sosial Faktor faktor ini fokus pada lingkungan sosial dan mengidentifikasi

C sosial faktor faktor ini fokus pada lingkungan

This preview shows page 16 - 19 out of 34 pages.

c. Sosial Faktor-faktor ini fokus pada lingkungan sosial dan mengidentifikasi tren yang muncul. Ini membantu seorang pemasar untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan mereka. Faktor-faktor termasuk perubahan demografi keluarga, tingkat pendidikan, tren budaya, perubahan sikap dan perubahan gaya hidup (Oxford 2016). d. Teknologi Faktor-faktor ini mempertimbangkan tingkat inovasi dan pengembangan teknologi yang dapat mempengaruhi pasar atau industri. Faktor-faktor dapat mencakup perubahan dalam teknologi digital atau seluler, otomatisasi, penelitian dan pengembangan. Seringkali ada kecenderungan untuk fokus pada perkembangan hanya dalam teknologi digital, tetapi pertimbangan juga harus diberikan pada metode baru distribusi, manufaktur dan juga logistik (Oxford 2016). e. Hukum (Law)
Organisasi harus memahami apa yang legal dan diizinkan di dalam wilayah tempat mereka beroperasi. Mereka juga harus mengetahui adanya perubahan dalam undang-undang dan dampaknya terhadap operasi bisnis. Faktor-faktor termasuk undang-undang ketenagakerjaan, hukum konsumen, kesehatan dan keselamatan, peraturan dan pembatasan perdagangan internasional serta. Faktor-faktor politik bersinggungan dengan faktor-faktor hukum; Namun, perbedaan utama adalah bahwa faktor politik dipimpin oleh kebijakan pemerintah, sedangkan faktor hukum harus dipatuhi (Oxford 2016). f. Lingkungan (Environment) Faktor-faktor ini berkaitan dengan pengaruh lingkungan sekitarnya dan dampak dari aspek ekologis. Dengan meningkatnya pentingnya CSR (Corporate Sustainability Responsibility), elemen ini menjadi lebih penting. Faktor-faktor termasuk iklim, prosedur daur ulang, jejak karbon, pembuangan limbah dan keberlanjutan (Oxford 2016). 2.5 Porter’s Five Forces Porter’s Five Forces adalah metode untuk menganalisis persaingan bisnis. Ini menarik dari ekonomi organisasi industri (IO) untuk memperoleh lima kekuatan yang menentukan intensitas kompetitif dan daya tarik (atau kurangnya) industri dalam hal profitabilitasnya. Industri yang "tidak menarik" adalah industri di mana pengaruh kelima kekuatan ini mengurangi profitabilitas secara keseluruhan. Industri yang paling tidak menarik adalah yang mendekati "persaingan murni", di mana laba yang tersedia untuk semua perusahaan didorong ke tingkat laba normal. Lima kekuatan Porter mencakup tiga kekuatan dari kompetisi horizontal, ancaman produk atau layanan pengganti, ancaman pesaing yang sudah mapan, dan ancaman pendatang baru, dan dua lainnya dari kompetisi vertikal yaitu mengenai daya tawar pemasok dan daya tawar pelanggan (Porter 1980).
a. Threat of New Entrance Jumlah pemain dalam industri dan pangsa pasar masing-masing adalah representasi langsung dari daya saing industri. Kurangnya diferensiasi dalam produk cenderung menambah intensitas persaingan (Corporate Finance Institute 2020). Kendala untuk masuk, dapat mencakup kebutuhan untuk mendapatkan skala ekonomis dengan cepat, kebutuhan untuk mendapatkan teknologi dan keahlian khusus, kurangnya pengalaman, loyalitas pelanggan yang kuat, preferensi merek yang kuat,

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture