Hasibuan 2008193 kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati

Hasibuan 2008193 kedisiplinan adalah kesadaran dan

This preview shows page 15 - 19 out of 27 pages.

Hasibuan (2008:193), kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku. b. Menurut Gibson, Ivancevich, dan Donnely (1995:188), disiplin adalah penggunaan beberapa bentuk hukuman atau sanksi jika karyawan menyimpang dari peraturan. c. Menurut Sondang P. Siagiaan (2008:305), pendisiplinan pegawai adalah suatu bentuk pelatihan yang berusaha memperbaiki dan membentuk pengetahuan, sikap dan perilaku karyawan sehingga para karyawan tersebut secara sukarela berusaha bekerja secara kooperatif dengan para karyawan yang lain serta meningkatkan prestasi kerjanya. d. Menurut Syafri Mangkuprawira (2009:72), kedisiplinan karyawan adalah sifat seorang karyawan yang secara sadar mematuhi aturan dan peraturan organisasi tertentu. e. Menurut Moekijat (2010:139), disiplin berasal dari kata Latin : disciplina, yang berarti latihan atau pendidikan kesopanan dan kerohanian serta pengembangan tabiat. 2.2.1 Indikator-Indikator Kedisiplinan Kerja 14
Image of page 15
Menurut Malayu S.P Hasibuan (2008:194), indikator-indikator yang mempengaruhi kedisiplinan adalah sebagai berikut : a. Tujuan dan Kemampuan Tujuan dan kemampuan ikut mempengaruhi tingkat kedisiplinan karyawan. Tujuan yang akan dicapai harus jelas dan ditetapkan secara ideal serta cukup menantang bagi kemampuan karyawan. b. Teladan Pimpinan Teladan pimpinan sangat berperan dalam menentukan kedisiplinan karyawan karena pimpinan dijadikan teladan dan panutan oleh para bawahannya. c. Balas Jasa Balas jasa (gaji dan kesejahteraan) ikut mempengaruhi kedisiplinan karyawan karena balas jasa akan memberikan kepuasan dan kecintaan karyawan terhadap perusahaan/pekerjaannya. d. Keadilan Keadilan turut mendorong terwujudnya kedisiplinan karyawan, karena ego dan sifat manusia selalu merasa dirinya penting dan minta diperlakukan sama dengan manusia lainnya. e. Waskat Waskat (pengawasan melekat) adalah tindakan nyata dan paling efektif dalam mewujudkan kedisiplinan karyawan perusahaan. f. Sanksi Hukuman 15
Image of page 16
Sanksi hukuman berperan penting dalam memelihara kedisiplinan karyawan. g. Ketegasan Ketegasan pimpinan dalam melakukan tindakan akan mempengaruhi kedisiplinan karyawan perusahaan. h. Hubungan Kemanusiaan Hubungan kemanusiaan yang harmonis di antara sesama karyawan ikut menciptakan kedisiplinan yang baik pada suatu perusahaan. 2.2.2 Jenis-Jenis Kedisiplinan dalam Organisasi Menurut Sondang P. Siagian (2008:305), terdapat dua jenis disiplin dalam organisasi, yaitu: a. Pendisiplinan Preventif Pendisiplinan yang bersifat preventif adalah tindakan yang mendorong para karyawan untuk taat kepada berbagai ketentuan yang berlaku dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Artinya melalui penjelasan tentang pola sikap, tindakan dan perilaku yang diinginkan dari setiap anggota organisasi diusahakan pencegahan jangan sampai para karyawan berperilaku negatif. Keberhasilan penerapan pendisiplinan preventif terletak pada disiplin pribadi para anggota organisasi. Akan tetapi agar disiplin pribadi tersebut semakin kokoh, paling sedikit tiga hal perlu mendapatkan perhatian manajemen, yaitu : 16
Image of page 17
1) Para anggota organisasi perlu didorong agar mempunyai rasa memiliki organisasi,
Image of page 18
Image of page 19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture