Banyaknya sukses x dalam n usaha suatu percobaan

This preview shows page 8 - 10 out of 12 pages.

tiap usaha dengan dua kemungkinan hasil yang dapat diberi nama sukses atau gagal.Banyaknya sukses X dalam n usaha suatu percobaan bibomial disebut suatu peubah acakbinomial. Banyaknya sukses X dalam percobaan hipergeometrik disebut peubah acakhipergeometrik.Percobaan yang menghasilkan peubah acak X yang bernilai numerik, yaitu nbanyaknyasukses selama selang waktu tertentu atau dalam daerah tertentu disebut percobaan poisson.Pandanglah suatu percobaan yang berbagai sifatnya sama dengan yang tertera pada percobaanbinomial, kecuali disini usaha diulangi sampai terjadi sejumlah sukses tertentu. Jadi, alih-alihmencari peluang x sukses dalam n usaha, jika n tetap, sekarag ingin diketahui peluang suskseske k terjadi pada usaha ke x. Percobaan semacam ini disebut percobaan binomial negatif.-Buku kedua (Teori dan Soal-Soal Probabilitas dam Statistik)Suatu hingmpunan Set yang terdiri dari semua hasil yang mungkin dari suatu eksperimenacak disebut ruang sampel dan setiap titik hasil disebut titik sampel. Kejadian adalah salahsatu sub himpunan A dari ruang sampel S. Kejadian adalah himpunan hasil-hasil yangmungkin. Dalam eksperimen acak, selalu ada ketidakpastian mengenai apakah suatu kejadiankhusus akan atau tidak akan terjadi. Terdapat dua prosedur penting untuk menentukanprobabilitias dari suatu kejadian, yaitu : 1.Metode Klasik dan 2. Metode Frekuensi.Misalkan A dan B adalah suatu kejadian sedemikian mrupa sehingga P(A) > 0. Gunakanlambanhg P(B|A) sebagai probabilitas dari B dengan syarat A telah terjadi. Misalkan kitamemiliki n objek yang berbeda dan ingin menyusun r dari objek-objek ini pada sebuah garis.Karena terdapat n cara untuk memilih objek pertaman, dan setelah ini dilakukan, n-1 carauntuk memilih objek kedua,..., dan yang terakhir n-r+1 cara untuk memilih objek ke r, maka,berdasarkan prinsip dasar penghitungan, banyaknya jumlah pengaturan, atau sering disebutjuga permutasi. Akan tetapi, dalam banyak kasus, kita hanya ingin memilih objek-objek tanpamemperhatikan urutannya. Proses pemilihan tanpa memperhatikan urutannya disebutkombinasi.sebagai contoh, abc dan bca adalah kombinasi yang sama.vi
BAB IIIPEMBAHSAN1.1 Keunggulan Buku-Keterkaitan Antar BabKeterkaitan bab antara buku I dan buku II memiliki kaitan. Dimana pada keduabuku ini sama-sama memuat bab peluang dan didalamnya terdapat materi-materi tentangpeluang. Keunggulan buku I ialah pada buku I membahas tentang operasi dengankejadian dan hukum peluang. Buku pertama lebih banyak menjelaskan teorema danpengertian yang didahulukan dengan contoh soal. Sehingga pembaca diminta untukmemahami contoh soal dahulu dan terakhirnya dapat menyimpulkan sendiri. Dilengkapidengan contoh soal yang saling berkesinambungan dari materi yang satu ke materi yanglain. Kelebihan buku II adalah dibeberapa materi, adanya penurunan rumus, sehinggapembaca tau asal rumus itu dari mana dan juga lebih mudah dipahami. Dilengkapidengan variasi contoh soal yang tidak banyak dan juga gambar-gambar pendukung yanglebih mudah dimengerti oleh pembaca. Dan juga dengan latihan soal yang banyak denganpembagian soal permateri yang telah dibahas sebelumnya memacu pembaca untuk lebihberlatih lagi tentang materi peluang dan beberapa distribusi peluang diskret.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture