32 Akuntansi Manajemen dan Kontrol Manajemen Karena kami mahasiswa di Sekolah

32 akuntansi manajemen dan kontrol manajemen karena

This preview shows page 8 - 10 out of 36 pages.

sebagian besar didasarkan pada akuntansi dan mengabaikan aspek perilaku manusia. 3.2 Akuntansi Manajemen dan Kontrol Manajemen Karena kami mahasiswa di Sekolah Bisnis, Ekonomi dan Hukum, Universitas Gothenburg, kami mengambil kursus yang disebut “Ekonomistyrning”. Ini adalah mata pelajaran Swedia yang sering diklaim sebagai campuran dari akuntansi manajemen mata pelajaran Bahasa Inggris dan kontrol manajemen. Tujuan akuntansi manajemen adalah untuk mendukung pengambilan keputusan dan menemukan metode yang adil untuk menghitung biaya, sedangkan tujuan pengendalian manajemen adalah untuk memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi, menemukan indikator yang terkait dengan tujuan organisasi (indikator utama) dan membelok dengan santai untuk berbagai jenis perangkap (Horngren, 2004). 3.3 Management Control, Management Control Systems and Management Control Systems Package Sebuah definisi yang dibuat oleh Malmi dan Brown (2008) dengan jelas mengilustrasikan aspek berperilaku dari Management Control dan MCS; “Sistem tersebut, aturan – aturan, praktek-praktek yang ada, nilai, dan aktivitas manajemen lainnya ditempatkan untuk mengarahkan perilaku karyawan, yang mana disebut management controls . Jika ini adalah sebuah sistem yang lengkap, yang mana terbalik dengan sebuah rule sederhana (sebagai contoh tidak ingin travel ke kelas bisnis), maka seharusnya dia disebut dengan MCSs” (Malmi and Brown, 2008, p.290). Definisi MCS ini tidak termasuk dalam sistem informasi yang hanya bertujuan dalam membantu proses pengambilan keputusan, yang mana bukan definisi yang dibuat oleh Anthony pada tahun 1965 (Otley et al 1995) atau Simons (1995). Banyak perusahaan yang sering mengelompokkan MCSs dan hal ini ada di penelitian sebelumnya yang disebut dengan paket MCS (Malmi and Brown, 2008). Merchant and Van der Stede (2007) mengartikan bahwa MCS dapat menjadi suatu sistem yang baik seperti serangkaian dari sebuah sistem control. Alasan kenapa suatu paket MCS daripada hanya disebut MCS adalah perbedaannya MCSs selalu diimplementasikan di waktu yang berbeda untuk tujuan yang berbeda (Malmi and Brown, 2008). Selanjutnya, dengan kegunaan dari istilah paket MCS, tidak ada lagi kebingungan mengenai apakah kita melihat kepada satu sistem atau serangkaian lengkap dari suatu sistem. Jumlah konsep dari suatu paket MCS telah ditampilkan di penelitian sebelumnya, yang mana salah satunya telah di presentasikan oleh Simons (1995). Tipologi lainnya secara konsep merupakan bagian dari paket MCS, yang dibuat oleh Malmi dan Brown (2008), yang mana di ilustrasikan seperti di bawah ini :
Image of page 8
Fig.1 Paket control sistem manajemen (Malmi and Brown, p. 291) Jadi, paket MCS dapat dipisahkan menjadi 5 grup; Kontrol budaya, perencanaan, cybernetics controls, penghargaan dan kompensasi dan control administrasi. Penjelasan dari setiap bagiannya, akan dijelaskan di bawah ini. 3.3.1 Kontrol Budaya Sebuah definisi dari suatu budaya organisasi adalah “serangkaian nilai, keyakinan, dan norma – norma sosial yang cenderung dibagikan dari anggotanya, dan, sebagai gantinya, mempengaruhi pemikiran serta tindakannya” (Flamholtz et al, 1985, p. 158). Kontrol suatu budaya dapat digunakan untuk mengontrol perilaku dengan 3 cara yang berbeda. Yang
Image of page 9
Image of page 10

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 36 pages?

  • Fall '16
  • Jade

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes