Secara matematis probabilitas terjadinya peristiwa A atau B dirumuskan sebagai

Secara matematis probabilitas terjadinya peristiwa a

This preview shows page 6 - 10 out of 13 pages.

Secara matematis probabilitas terjadinya peristiwa A atau B dirumuskan sebagai berikut: P(A atau B) = P(A)+P(B) P(A B) = P(A)+P(B) Apabila peristiwanya lebih dari 2, misalnya 3 maka tetap berlaku asas penjumlahan. Diagram venn atas tiga peristiwa tersebut dapat disajikan sebagai berikut: atau A B atau
Image of page 6
3 Peristiwa yang Saling Meniadakan Secara matematis probabilitas 3 peristiwa yang saling meniadakan dirumuskan sebagai berikut : P(A atau B atau C) = P(A)+P(B)+P(C) Atau dapat ditulis P (A B C) = P(A)+P(B)+P(C) 2. Peristiwa yang Tidak Saling Meniadakan Dua peristiwa dikatakan tidak saling asing atau tidak saling meniadakan, apabila peristiwa yang satu dapat terjadi bersama dengan peristiwa yang lain. Peristiwa yang tidak saling asing dapat digambarkan dalam diagram venn sebagai berikut: A C B
Image of page 7
2 Peristiwa yang tidak Saling Meniadakan Daerah AB adalah daerah terjadinya peristiwa A dan B secara bersama-sama atau boleh ditulis A B. Probabilitas terjadinya dua peristiwa yang tidak saling meniadakan ini dapat dirumuskan sebagai berikut: P(A atau B) = P(A)+P(B) – P(A dan B) Atau dapat ditulis: P(A B) = P(A)+P(B) – P (A B) Dalam penjumlahan P(A) dan P(B) sebenarnya P(A dan B) dihitung 2 kali, maka harus dikurangi 1 kali. Apabila ada tiga peristiwa yang saling meniadakan, maak kita dapat menggambarkan diagram venn nya sebagai berikut. A A B B
Image of page 8
3 Peristiwa yang Tidak Saling Asing Dari gambar diatas dapat kita simplkan bahwa peristiwa yang dapat terjadi, A; B; C; AB; AC; BC; dan ABC . Maka probabilitas terjadinya peristiwa Aatau B atau C dapat dihitung dengan rumus berikut: P(A atau B atau C) = P(A) + P(B) + P(C) – P (AB) – P(AC) – P(BC) + P(ABC) 3. Peristiwa yang komplimen Apabila di dalam sebuah ruang sampel terdapat peristiwa A dan peristiwa bukan A (A), Sedang peristiwa (A) mengandung semua unsue dalam ruang sampel kecali peristiwa A maka dikatakan peristiwa (A) merupakan peristiwa yang komplimenter bagi peristiwa A.
Image of page 9
Image of page 10

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 13 pages?

  • Fall '20
  • Andi

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture