Menurut hannum penemu kurva s aturan yang harus

This preview shows page 44 - 47 out of 108 pages.

Menurut Hannum (penemu kurva-S) aturan yang harus dipenuhi dalam membuat Kurva S adalah: 1. Pada seperempat waktu pertama, grafiknya naik landai sampai 10%. 2. Pada setengah waktu, grafiknya naik terjal mencapai 45%. 3. Pada saat tiga per empat waktu terakhir, grafiknya naik terjal mencapai 82%.
36 4. Waktu terakhirnya, grafiknya naik landai hingga mencapai 100%. Pada sebagian besar proyek, pengeluaran sumber daya untuk setiap satuan waktu condong untuk memulainya dengan lambat, berkembang ke puncak dan kemudian berkurang secara berangsur- angsur bila telah mendekat ke ujung akhir. Secara lebih terperinci Bar Chart dan Kurva S dibuat sebagai berikut: 1. Pada kolom paling kiri dituliskan item-item pekerjaan; 2. Kolom kedua dituliskan durasi setiap item pekerjaan; 3. Kolom ketiga berisi harga setiap item pekerjaan; 4. Kolom keempat berisi bobot setiap pekerjaan; Bobot pekerjaan dihitung berdasarkan persamaan: 100% total Biaya pekerjaan setiap Biaya % Bobot 5. Selanjutnya dibuat diagram batang, panjangnya sesuai dengan durasi pekerjaan (hari kerja atau hari kalender); 6. Bila bobot setiap pekerjaan telah dihitung, kemudian dapat dicari persentase pekerjaan harian dengan menjumlahkan bobot harian dari pekerjaan masing-masing. Kemudian dicari persentase harian komulatif di mana pada akhir jadwal harus 100%. Hubungan antara persentase komulatif (sumbu X) dengan nilai persentase 0 s/d 100% (sumbu Y) ditarik sebuah garis yang membentuk huruf S. Garis yang dihasilkan inilah yagn disebut dengan Kurva-S. Kurva S ini berfungsi untuk memberikan gambaran kemajuan setiap pekerjaan terhadap fungsi waktu. Penggunaan kurva S menyangkut 2 aspek, yaitu: Aspek perencanaan; Dalam hal ini, kurva S yang dihasilkan merupakan kurva S rencana, yaitu kurva S yang diperoleh berdasarkan jadwal rencana. Kurva S ini dijadikan sebagai dasar untuk
37 menentukan apakah pekerjaan terlambat, sesuai atau lebih cepat. Aspek pengendalian Di sini, kurva S dibuat pada saat suatu pekerjaan selesai dan kurva S yang dihasilkan merupakan kurva aktual, yaitu kurva S yang diperoleh dari jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sebenarnya di lapangan. Dengan membandingkan kurva S aktual ini dengan kurva S rencana, maka akan dapat diketahui suatu pekerjaan terlambat (kurva S aktual di bawah kurva S rencana), sesuai (kurva S aktual berimpit dengan kurva S rencana) atau lebih cepat dari rencana (kurva S aktual di atas kurva S rencana). Beberapa kelebihan dan kelemahan perangkat Bar Chart dan kurva S adalah sebagai berikut: a. Kelebihannya: Mudah dalam membaca waktu mulainya suatu pekerjaan; Mudah dalam membaca waktu suatu pekerjaan diselesaikan; Memberikan informasi cepat, normal atau terjadi keterlibatan pelaksana setiap pekerjaan dalam pelaksanaan suatu proyek; Memberikan informasi mengenai persentase pekerjaan yang telah diselesaikan.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture