Untuk menghindari kesukaran dalam menghitung besarnya

This preview shows page 39 - 46 out of 59 pages.

Untuk menghindari kesukaran dalam menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi golongan Wajib Pajak tertentu tersebut, berdasarkan pertimbangan praktis, atau sesuai dengan kelaziman pengenaan pajak dalam bidang-bidang usaha tersebut, Menteri Keuangan diberi wewenang untuk menetapkan Norma Penghitungan Khusus guna menghitung besarnya penghasilan neto dari Wajib Pajak tertentu tersebut.
PERUSAHAAN PELAYARAN DALAM NEGERI Dasar Hukum: 416/KMK.04/1996 peredaran bruto adalah semua imbalan atau nilai pengganti berupa uang atau nilai uang yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri dari pengangkutan orang dan/atau barang yang dimuat dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia dan/atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan luar negeri dan/atau sebaliknya. Penghasilan neto bagi Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri ditetapkan sebesar 4% (empat Persen) dari peredaran bruto; Besarnya Pajak Penghasilan atas penghasilan dari pengangkutan orang dan/atau barang bagi Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri adalah sebesar 1,2% (satu koma dua persen) dari peredaran bruto dan bersifat final.
PERUSAHAAN PELAYARAN DALAM NEGERI Norma Penghasilan Neto = 4% Tarif PPh (maksimal) = 30% Jumlah PPh Pasal 15 : (4% X 30% ) = 1,2%
Perusahaan Pelayaran Dalam Negeri : Seluruh penghasilan dari pengangkutan orang dan/atau barang, termasuk penghasilan penyewaan kapal yang dilakukan dari : - pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan lainnya di Indonesia - pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan di luar Indonesia - pelabuhan dari luar Indonesia ke pelabuhan di Indonesia - pelabuhan dari luar Indonesia ke pelabuhan di luar Indonesia . LN DN Pelabuhan Pelabuhan Pelabuhan Pelabuhan
PERUSAHAAN PELAYARAN DAN/ATAU PENERBANGAN LUAR NEGERI Dasar Hukum: 417/KMK.04/1996 dan SE - 32/PJ.4/1996 Peredaran bruto adalah semua imbalan atau nilai pengganti berupa uang atau nilai uang yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Perusahaan Pelayaran dan/atau Penerbangan luar negeri dari pengangkutan orang dan/atau barang yang dimuat dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia dan/atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan di luar negeri. Penghasilan neto bagi Wajib Pajak Perusahaan Pelayaran dan/atau Penerbangan Luar Negeri ditetapkan sebesar 6% (enam persen) dari peredaran bruto Besarnya Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Perusahaan Pelayaran dan/atau Penerbangan luar negeri adalah sebesar 2,64% dari peredaran bruto Pajak Penghasilan bersifat final.
Tarif Pelayaran/Penerbangan Luar Negeri Norma Penghasilan Neto = 6% Tarif PPh (maksimal) = 30% Jumlah PPh Pasal 15 : (6% X 30% ) = 1,8% Laba setelah PPh Pasal 15 : (6% - 1,8%) = 4,2% Tarif PPh Pasal 26(4) maksimal = 20% Jumlah PPh pasal 26(4): ( 4,2% X 20% ) = 0,84% Tarif efektif : ( 1,8% + 0,84%) = 2,64%
Perusahaan Pelayaran/Penerbangan Luar Negeri : Semua nilai penggantian dari pengangkutan orang dan atau barang yang dimuat dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan di luar negeri.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture