b Bebas dari Prasangka Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas dari prasangka

B bebas dari prasangka metode ilmiah harus mempunyai

This preview shows page 25 - 29 out of 145 pages.

b. Bebas dari Prasangka Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas dari prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif. c.Menggunakan prinsip analisa Semua masalah haruslah dicari sebab serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis. d. Menggunakan Hipotesa Hipotesa harus ada untuk mengumpulkan persoalan serta memadu jalan fikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang ingin diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat.
Background image
19 e. Menggunakan ukuran objektif Kerja penelitian dan analisa harus dinyatakan denganukuran yang objektif. Ukuran tidak boleh dengan merasa-rasa atau hati nurani.Pertimbanga pertimbangan harus dibuat secara objektif dan dengan menggunakan pikiran yang waras. f. Menggunakan teknik kuantitatif Ukuran data yang lazim digunakan untuk ukuran kuantitatif adalah ton, mm per detik, ohm, kilogram dll. Gambar 3. Skema Kriteria dan Langkah-langkah Metode Ilmiah 2) Metode Non Ilmiah Dalam metode ilmiah ini ada beberapa bentuk yang dapat digunakan, yaitu: a.Akal sehat (common sense) Akal sehat merupakan salah satu cara menerima dan memferifikasi pengetahuan pada umumnya. Menurut conant seperti dikutip oleh Kerlinger (1973,3)
Background image
20 menyatakan bahwa akal sehat merupakan: serangkaian konsep dan bagan konseptual yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan. b. Pendapat otoritas (authory) Ada empat kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan seseorang mempunyai otoritas ilmiah, yaitu: Pertama: induvidu itu dikenal sebagai anggota dari provesi tertentu dalam kewenangan yang dipersoalkan. Kedua: individu yang dimaksud dapat diidentifikasi dengan jelas Ketiga: yang menilai otoritas itu adalah kehidupan dalam masyarakat atau selama kehidupan Keempat: otoritas itu tidak bias artinya dalam keadaan yang bagaimanapun, rasional atau pemikiran yang diberikan sesuai denganyang sebenarnya. c. Intuisi (intuitition) Cara ini biasa digunakan dan dilakukan seseorang dalam memecahkan suatu kesulitan. d. Penemuan kebetulan dan coba-coba ( trialsdan errors) Dalam pelaksanaannya, seseorang yang menggunakan cara ini tidak menggunakan langkah-langkah tertentu yang harus ditempuh secara teratur.
Background image
21 BAB II RUANG LINGKUP PENELITIAN BISNIS A.Ruang Lingkup Penelitian BisnisPenelitian merupakan kegiatan taat kaidah dalam upaya untuk menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian. Sedangkan, metode penelitian merupakan cara atau teknik ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara atau teknik ilmiah yang dimaksud adalah dimana kegiatan penelitian itu dilaksanakan berdasarkan ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional, berarti penelitian dilakukan dengan cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh nalar manusia. Empiris, berarti cara atau teknik yang dilakukan selama penelitian itu dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan
Background image
Image of page 29

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture