Fungsi pembayaran atau kredit Di samping untuk menyediakan likuiditas dan

Fungsi pembayaran atau kredit di samping untuk

This preview shows page 3 - 5 out of 7 pages.

Fungsi pembayaran atau kredit Di samping untuk menyediakan likuiditas dan mempermudah arus tabungan menjadi investasi dalam rangka menyimpan kekayaan, pasar keuangan menyediakan pembiayaan atau kredit untuk membiayai kebutuhan konsumsi dan investasi ekonomi. Konsumen membutuhkan pembiayaan atau kredit untuk membeli barang-barang misalnya rumah, mobil, dan sebagainya. Sedangkan pengusaha menggunakan fasilitas pembiayaan atau kredit untuk membeli barang untuk tujuan produksi, membangun gedung, mebeli mesin, membayar gaji atau deviden kepada pemegang saham, dan sebagainya. 2. Jelaskan perbedaan Lembaga keuangan bank dan Lembaga keuangan bukan bank? Jawab: Ada beberapa perbedaan antara bank dan lembaga keuangan bukan bank, yaitu: Lembaga keuangan bank merupakan lembaga keuangan yang paling lengkap kegiatannya yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman serta melaksanakan kegaiatan jasa lainnya. Sedangkan Lembaga keuangan non bank kegiatannya difokuskan pada salah satu kegiatan keuangan saja. Misalnya: Perusahaan leasing menyalurkan dana dalam bentuk barang modal kepada perusahaan penyewa (lessee), pegadaian menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman jangka pendek dengan jaminan barang bergerak. Lembaga keuangan bank dapat secara langsung dapat menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposit berjangka. Sedangkan Lembaga keuangan bukan bank tidak dapat menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, dan deposit berjangka. Lembaga keuangan bank dapat menciptakan uang giral yang dapat mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Sedangkan Lembaga keuangan bukan bank tidak bisa melakukan hal tersebut. 3. Jelaskan faktor apa saja yang mengakibatkan kondisi perbankan nasional menjadi rentan terhadap gejolak ekonomi yang terjadi tahun 1997? Jawab: Terdapat lima faktor yang mengakibatkan kondisi perbankan nasional menjadi rentan terhadap gejolak ekonomi, yaitu: Adanya jaringan terselubung (implicity guarantee) dari bank sentral atas kelangsungan hidup suatu bank untuk mencegah kegagalan sistematik dalam industri perbankan telah menimbulkan moral hazard di kalangan pengelola dan pemilik bank. Sistem pengawasan oleh bank sentral belum efektif karena belum sepenuhnya dapat mengimbangi pesta dan kompleksnya kegiatan operasional perbankan.
Image of page 3
Besarnya pemberian kredit dan jaminan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap individu/kelompok usaha yang terkait dengan bank (connected lending) telah mendorong tingginya resiko kemacetan kredit terhadap bank. Relatif lemahnya kemampuan manajerial bank telah mengakibatkan penurunan kualitas aset produktif dan peningkatan resiko yang dihadapi bank. Kurang transparannya informasi mengenai kondisi perbankan selain telah mengakibatkan kesulitan dalam melakukan analisis secara akurat tentang kondisi keuangan suatu bank juga telah melemahkan upaya untuk melakuakn kontrol sosial dan menciptakan disipli pasar.
Image of page 4
Image of page 5

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 7 pages?

  • Spring '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture