Hubungan karyawan Ideal Keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan

Hubungan karyawan ideal keterlibatan karyawan dalam

This preview shows page 129 - 132 out of 188 pages.

Hubungan karyawan: Ideal: Keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan tinggi Fakta: karyawan sebagai eksekutor saja, yang berarti keterlibatan rendah Melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan penindaklanjutan atas sebuah saran perbaikan yang berhubungan dengan kualitas layanan outlet Menyediakan saluran komunikasi tatap muka dan virtual antara pimpinan dan karyawan untuk melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan Mengidentifikasi dan membina pemimpin informal dari tiap kelompok pekerjaan untuk mempererat hubungan kerja antar karyawan dan dengan perusahaan
114 6.4. Sasaran MSDM Tahun 2013-2015 Berdasarkan kesenjangan antara arahan strategi MSDM dengan penerapan strategi MSDM di Klinik Mitrasana, maka perlu ditetapkan sasaran MSDM untuk tahun 2013-2015, agar semua penerapan strategi MSDM menunjang penerapan strategi bisnis Klinik Mitrasana tahun 2013- 2015. Adapun sasaran MSDM tahun 2013-2015 adalah sebagai berikut: 1. Tersusunnya model matriks kompetensi ( competency matrix ) untuk semua posisi di outlet yaitu untuk posisi asisten apoteker (AA), dokter (D), store manager ( SM ) dan apoteker pengelola apotek (APA) pada pertengahan tahun 2014. 2. Terlaksananya penerapan MSDM berbasis kompetensi (teknis dan non-teknis) pada tahun 2015 3. Terpenuhinya kebutuhan SDM di outlet secara jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan bisnis untuk posisi AA, D, SM dan APA dan dengan perilaku yang lebih sesuai dengan strategi peningkatan kualitas ( quality enhancement ) pada tahun 2013-2015. 4. Terlaksananya penerapan rekrutmen dan seleksi untuk AA, D, SM dan APA yang tersistematis dan berbasis kompetensi khususnya kompetensi yang berorientasi: kepedulian terhadap kualitas, akurasi dan keteraturan, pemahaman interpersonal, berorientasi pelanggan, dan membangun hubungan pada tahun 2015.
115 5. Terlaksananya penerapan pelatihan dan pengembangan untuk AA, D, SM dan APA berbasis kompetensi khususnya kompetensi yang berorientasi: kepedulian terhadap kualitas, akurasi dan keteraturan, pemahaman interpersonal, berorientasi pelanggan, dan membangun hubungan pada tahun 2015. 6. Terlaksananya penerapan manajemen kinerja yang berorientasi jangka panjang dan menengah serta menekankan pada kualitas dan proses pada pertengahan tahun 2015 7. Terlaksananya penerapan manajemen imbal jasa yang berorientasi jangka panjang dan menengah, menekankan pada kualitas dan proses, kompetitif dan lebih tinggi daripada pasar yang didasarkan pada laju inflasi dan disesuaikan dengan kemampuan organisasi serta kesepakatan manajemen pada pertengahan tahun 2015. 6.5. Penyempurnaan Strategi MSDM Klinik Mitrasana tahun 2013-2015 Setelah penetapan sasaran MSDM yang telah disampaikan sebelumnya, maka untuk menunjang pencapaian sasaran tersebut perlu disusun rancangan strategi MSDM 2013-2015 yang sesuai dengan strategi bisnis dan kebutuhan Klinik Mitrasana.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture