Dalam bagian ruang lingkup seri persyaratan Penilaian Kesehatan dan Keselamatan

Dalam bagian ruang lingkup seri persyaratan penilaian

This preview shows page 7 - 9 out of 10 pages.

persyaratan-persyaratan sistem manajemen K3. Dalam bagian ruang lingkup, seri persyaratan Penilaian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (OHSAS) menyatakan persyaratan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar organisasi mampu mengendalikan risiko-risiko K3 dan meningkatkan kinerja. Persyaratan OHSAS ini dapat diaplikasikan kepada organisasi yang berniat untuk membuat suatu sistem manajemen K3, menerapkan, memelihara, dan secara berkelanjutan meningkatkan sistem manajemen K3. Luasnya aplikasi akan tergantung pada faktor-faktor seperti kebijakan K3 organisasi, sifat dari aktivitas tersebut dan risiko-risiko serta komplesitas dari operasi-operasinya. Standar OHSAS ini ditujukan untuk mengelola aspek kesehatan dan keselamatan kerja dan bukan ditunjukkan untuk mengelola area-area kesehatan dan keselamatan lain seperti program-program kesejahteraan/kesehatan karyawan, keselamatan produk, kerusakan properti ataupun dampak lingkungan. Selanjutnya pada bagian referensi publikasi dijelaskan bahwa publikasi lain yang menyediakan informasi atau pedoman terdapat pada daftar publikasi dimana sebaiknya mengunakan publikasi edisi terakhir. Secara khusus referensi yang digunakan adalah OHSAS 18002 dan Organisasi Buruh Internasional : 2001. Kemudian pada bagian istilah dan definisi, diperkenalkan istilah-istilah yang biasa digunakan meliputi risiko yang dapat diterima, audit, peningkatan berkelanjutan, tindakan perbaikan, dokumen, bahaya, identifikasi bahaya, sakit penyakit, insiden,
Image of page 7
1 0 pihak-pihak terkait, ketidaksesuain, kesehatan dan keselamatan kerja, sistem manajemen K3, tujuan K3, kinerja K3, kebijakan K3, organisasi, tindakan pencegahan, prosedur, catatan, risiko, penilaian risiko, dan tempat kerja. Adapun yang dimaksud kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menurut OHSAS 18001 adalah kondisi-kondisi dan faktor-faktor yang berdampak, atau dapat berdampak pada kesehatan dan keselamatan karyawan atau pekerja lain (termasuk pekerja kontrak dan personel kontraktor, atau orang lain di tempat kerja). Sementara sistem manajemnen K3 adalah bagian dari suatu sistem manajemen organisasi yang digunakan untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan K3 dan mengelola risiko-risiko K3. Dan risiko-risiko K3 adalah kombinasi dari kemungkinan terjadinya kejadian berbahaya atau paparan dengan keparahan suatu cidera atau sakit penyakit yang dapat disebabkan oleh kejadian atau aparan tersebut. Kemudian pada bagian terakhir dijelaskan mengenai persyaratan- persyaratan sistem manajemen K3 yang terdiri dari persyaratan umum, kebijakan K3, perencanaan, penerapan dan operasi, pemeriksaan, dan tinjauan manajemen. Sebagai persyaratan umum organisasi harus membuat, mendokumentasikan, memelihara, dan meningkatkan secara berkelanjutan sistem manajemen K3 sesuai dengan persyaratan Standar OHSAS 18001. Sebagai perencanaan suatu organisasi juga harus membuat, menerapkan dan memelihara prosedur untuk mengidentifikasi bahaya yang ada, penilaian risiko dan penetapan pengendalian yang diperlukan dengan memperhatikan prosedur dan metodologi organisasi sesuai Standar OHSAS yang telah ditetapkan. Adapun untuk tujuan dan program, suatu organisasi harus membuat, menerapkan, dan memelihara tujuan dan sasaran
Image of page 8
Image of page 9

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 10 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture