KEBIJAKAN PRODUK P pertama dari marketing mix internasional adalah produk

Kebijakan produk p pertama dari marketing mix

This preview shows page 59 - 61 out of 141 pages.

KEBIJAKAN PRODUK “P” pertama dari marketing mix internasional adalah produk. Disini, produk terdiri dari dua faktor nyata bahwwa konsumen dapat melihat atau menyentuh (produk fisik dan kemasannya) dan faktor berwujud lainnya seperti gambar, instalasi, garansi dan fasilitan kredit. Tabel 11.4 Keunggulan dan Kelemahan Standarisasi dan Kustomisasi Pemasaran Internasional Standarisasi Pasar Internasional Keuntungan Kekurangan 1. Mengurangi biaya pemasaran 2. Memfasilitasi Kendali Terpusat Pemasaran 3. Meningkatkan Efisiensi dalan R&D 4. Hasil dalam skala ekonomi dalam produksi 5. Mencerminkan Kecendrungan menuju pasar global tunggal 1. Mengabaikan kondisi yang berbeda dari penggunaan produk 2. Mengabaikan perbedaan hukum lokal 3. Mengabaikan perbedaan pattens perilaku pembeli 4. Menghambat inisiatif pemasaran lokal 5. Mengabaikan perbedaan lain di pasar individu Pasar Internasional yang disesuaikan Keuntungan Kekurangan 1. Mencerminkan kondisi yang berbeda dari penggunaan produk 2. Mengakui perbedaan hukum lokal 3. Adanya pembedaan pola perilaku (behavior) pembeli 4. Meningkatkan inisiatif pemasaran lokal 5. Account untuk perbedaan lain di pasar individu 1. Meningkatkan biaya pemasaran 2. Menghambat pengendalian terpusat pemasaran 3. Menciptakan inefisiensi dalam R & D 4. Mengurangi skala ekonomi dalam produksi 5. Mengabaikan tren menuju pasar global tunggal Sumber: International Business. Managerial Perspectives. Wild, 2001:p.465. diterjemahkan oleh penulis. Produk Distandarisasi atau Produk Dikustomisasi?
Image of page 59
60 Keputusan kebijakan produk yang utama dihadapi seorang pemasar internasional adalah sejauh mana produk perusahaan mereka harus distandarisasi di seluruh pasar atau dikustomisasi (disesuaikan dengan kebiasaan konsumen) dalam setiap pasar. Contoh : Toyota seperti kebanyakan perusahaan internasional lainnya mengadopsi perpaduan antara kustomisasi dan standarisasi. Kekuatan Hukum Hukum dan peraturan Negara tuan rumah dapat pula mempengaruhi kebijakan produk yang dianut oleh perusahaan-perusahaan internasional. Misalnya, Negara-negara sering memaksakan persyaratan pelebelan harga rinci dan standar kesehatan pada produk konsumen dari perusahaan, baik asing dan domestik, harus mengikutinya dengan ketat, perusahaan internasional harus menyesuaikan kemasan dan bahkan produk sendiri untuk memenuhi peraturan perlindungan konsumen. Contoh Grup Modelo SA, Brawer of Corona Beer. Pengaruh Budaya Perusahaan-perusahaan internasional biasanya harus menyesuaikan produk-produknya untuk memenuhi kebutuhan budaya di pasar lokal. Satu bentuknya adalah adaptasi untuk merubah kemasan labeling atas produk mengikuti bahasa negara tuan rumah. Namun dalam beberapa kasus bahasa asing digunakan pada kemasan dan label untuk memberi kesan konotasi kualitas atau fasion tertentu. Sebagai contoh, Procter & Gamble menambahkan kata-kata bahasa Jerman pada Label diterjen yang dijual di Republik Czech. Perusahaan Pepsi divisi Frito Lay telah memodifikasi produk makanan snack untuk memenuhi kebutuhan konsumen asing, misalnya aroma paprika untuk orang Polandia dan Hungaria, dan aroma udang untuk orang Korea. Budaya juga dapat
Image of page 60
Image of page 61

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 141 pages?

  • Fall '12
  • unsoed

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture