Premium solar premix super tt minyak tanah lpg

This preview shows page 8 - 12 out of 23 pages.

Premium, Solar, Premix, Super TT Minyak Tanah, LPG, Pelumas 0,25% 0,3% 5 Penjualan oleh Selain Pertamina: Premium, Solar, Premix, Super TT Minyak tanah, LPG, Pelumas 0,3% 0,3% 6 Penjualan hasil industry tertentu : Kertas Baja Otomotif Semen Rokok 0,1% 0,3% 0,45% 0,25% 0,15%
Image of page 8
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 253/PMK.03/2008 tanggal 31 Desember 2008 juga mengatur tentang wajib pajak badan tertentu sebagai pemungut PPh pasal 22 atas penjualan barang yang tergolong sangat mewah yaitu wajib pajak badan yang melakukan penjualan barang yang tergolong sangat mewah Pesawat Pribadi Kapal Pesiar dan Sejenisnya Rumah dan Tanah Apartemen, kondominium, dan sejenisnya Kendaraan bermotor roda empat pengangkutan orang kurang dari 10 orang
Image of page 9
04 Pengecualian Pemungutan PPh 22
Image of page 10
Pasal 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/PMK.011/2013yang dilaksanakan tanpa Surat Keterangan Bebas (SKB) Impor barang dan atau penyerahan barang yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan tidak terutang PPh, dinyatakan dengan Surat Keterangan Bebas (SKB) Impor barang yang dibebaskan dari Bea Masuk Pembayaran atas pembelian barang oleh pemerintah atau yang lainnya yang jumlahnya paling banyak Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) dan tidak merupakan pembayaran yang terpecah-pecah Pembayaran untuk pembelian bahan bakar minyak, listrik, gas, air minum/PDAM, benda-benda pos Impor sementara jika waktu impornya nyata-nyata dimaksudkan untuk diekspor kembali, dan dilaksanakan oleh Dirjen BC Emas batangan yang akan di proses untuk menghasilkan barang perhiasan dari emas untuk tujuan ekspor, dinyatakan dengan SKB
Image of page 11
Image of page 12

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 23 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture