Matching Stage Matching stage atau tahap pencocokan adalah tahap dimana pertama

Matching stage matching stage atau tahap pencocokan

This preview shows page 38 - 40 out of 132 pages.

Matching Stage. Matching stage atau tahap pencocokan adalah tahap dimana pertama menggabungkan hasil analisis lingkungan eksternal dan internal (EFE dan IFE matriks) kedalam IE Matriks (Internal Eksternal Matriks). Setiap Kuadran matriks IE mengindikasikan kemampuan dan posisi perusahaan secara internal dan eksternal. Dalam setiap kuadran matriks, terdapat bentuk rekomendasi strategi yang dapat digunakan. Sehingga posisi dalam kuadran menentukan strategi umum yang dapat digunakan. Berdasarkan hasil dari matriks IE, didapatkan posisi perusahaan dalam kuadran matriks IE. Berdasarkan posisi perusahaan, maka didapatkan bentuk strategi umum yang dapat digunakan. Bentuk strategi umum yang dapat digunakan digunakan dalam perencanaan strategi dengan menggunakan metode SWOT analisis atau TOWS analisis. Dalam matriks tersebut, didapatkan rencana strategi berdasarkan hubungan setiap komponen dalam SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat). Rencana yang dibentuk berdasarkan bentuk dari IE matriks dan hubungan komponen SWOT (S-O, W-O, S-T, W-T). Setiap strategi yang direncanakan diletakan dalam matriks SWOT dengan menuliskan strategi termasuk dalam kategori strategi umum. Hasil dari tahap ini adalah mendapatkan alternatif-alternatif strategi yang dapat digunakan. Decision Stage . Pada tahap ini adalah menentukan strategi yang digunakan atau diimplementasikan. Metode yang digunakan pada tahap ini adalah QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Metode ini adalah membuat sebuah matriks dimana inputnya adalah key factor external and internal serta strategi yang sudah ditentukan dari matriks SWOT. Pada matriks ini, terdapat beberapa bentuk penilaian, hampir sama dengan EFE, IFE, pada matriks ini terdapat nilai bobot untuk setiap faktor, sama seperti matrik sebelumnya. Nilai yang menjadi pertimbangan pada metode ini adalah attractive score atau nilai daya tarik relatif strategi tersebut terhadap faktor kunci yang telah ditentukan. Hasil pada tahap ini adalah terpilihnya strategi yang akan diimplementasikan: 1. Penyusunan Strategi Mapping 38
Image of page 38
Pada tahap ini adalah menyusun strategi mapping dari strategi yang sudah ditentukan dari proses sebelumnya. Peta strategi ini adalah menyusun hubungan-hubungan yang ada dari perspektif yang terdapat pada metode balance scorecard (BSC). Hasil yang diinginkan pada tahap ini adalah menghasilkan peta strategi yang dapat menggambarkan proses penciptaan nilai dari strategi yang digunakan. 2. Penentuan Inisiatif Strategi Pada tahap ini adalah menentukan inisiatif strategi atau program-program seperti apa yang dapat dijalankan untuk mencapai strategi yang ditentukan, untuk menentukan inisiatif strategi dapat menggunakan metode BSC, seperti yang digunakan pada metode sebelumnya. Untuk metode sebelumnya hanya menggunakan perspektif yang ada pada BSC untuk membuat sebuah peta yang menggambarkan hubungan setiap perspektif. Hasil yang diharapkan pada metode ini adalah mendapatkan inisiatif strategis untuk mencapai sasaran strategis dari perspektif yang ada di BSC.
Image of page 39
Image of page 40

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 132 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture