b Mengidentifikasi Pihak Yang Berkaitan Transaksi dengan pihak terkait sangat

B mengidentifikasi pihak yang berkaitan transaksi

This preview shows page 10 - 13 out of 16 pages.

b. Mengidentifikasi Pihak Yang Berkaitan Transaksi dengan pihak terkait sangat penting bagi auditor karena prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan transaksi itu diungkapkan dalam laporan keuangan jika material. Pihak terkait (related party) didefinisikan dalam standar auditing sebagai perusahaan afiliasi, pemilik utama
Image of page 10
8 perusahaan klien, atau pihak lainnyayang bersangkutan dengan klien itu, di mana salah satu pihak dapat mempengaruhi manajemen atau kebijakan operasi pihak lain itu. Manajemen Dan Tata Kelola a. Kode Etik Perusahaan sering mengomunikasikan standar nilai dan etika perusahaan melalui pernyataan kebijakan serta kode perilaku. Auditor harus mengetahui kode etik perusahaan dan menelaah setiap perubahan serta pengecualian dari kode perilaku yang berdampak terhadap sistem tata kelola dan integritas serta nilai etis terkait dari manajemen senior. b. Notulen Rapat Notulen rapat perusahaan (corporate minutes) adalah catatan resmi tentang pertemuan dewan direksi dan para pemegang saham. Notulen ini mencakup otorisasi dan ikhtisar kunci mengenai topik-topik penting yang dibahas pada pertemuan tersebut dan keputusan yang diambil oleh para direktur serta para pemegang saham. Otorisasi umum dalam notulen rapat ini mencakup kompensasi bagi para pejabat perusahaan, kontrak dan perjanjian baru, akuisisi properti, pinjaman dan pembayaran dividen. Tujuan Dan Strategi Klien Strategi adalah pendekatan yang diikuti oleh entitas untuk mencapai tujuan organisasi. Auditor harus memahami tujuan klien yang berkaitan dengan : 1. Reliabilitas pelaporan keuangan 2. Efektivitas dan efisiensi operasi 3. Ketaatan pada hukum dan peraturan Pengetahuan tentang tujuan dan strategi klien akan membantu auditor menilai risiko bisnis dan risiko inheren klien dalam laporan keuangan. Sebagai bagian dari pemahaman atas tujuan klien yang berkaitan dengan
Image of page 11
9 ketaatan pada hukum dan peraturan, auditor harus menguasai syarat-syarat kontrak dan kewajiban hukum lainnya. Ini dapat meliputi beragam pos seperti wesel jangka panjang dan utang obligasi, opsi saham, program pension, kontrak dengan pemasok untuk pengiriman perlengkapan di masa mendatang, kontrak dengan pemerintah untuk menyelesaikan dan mengirimkan produk yang dibuat, perjanjian royalti, kontrak perserikatan, dan lease. Sebagian besar kontrak ini merupakan kepentingan utama pada setiap bagian audit dan, pada praktiknya, mendapat perhatian khusus selama fase yang berbeda dari pengujian yang terinci. 2.4. MENILAI RISIKO BISNIS KLIEN Auditor menggunakan pengetahuan yang diperolehnya dari pemahaman strategis atas bisnis dan industri klien untuk menilai risiko bisnis klien (client business risk) , yaitu risiko bahwa klien akan gagal dalam mencapai tujuannya. Risiko bisnis klien dapat timbul dari banyak faktor yang mempengaruhi klien dan lingkungannya, seperti teknologi baru yang mengikis keunggulan kompetitif klien, atau klien gagal melaksanakan strateginya sebaik pesaing.
Image of page 12
Image of page 13

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 16 pages?

  • Fall '18

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture