0005 adalah perkiraan besarnya kelimpahan unsur

This preview shows page 16 - 19 out of 163 pages.

0,005% adalah perkiraan besarnya kelimpahan unsur litium di kerak bumi. Bijih yang paling umum sebagai sumber litium adalah podumene, petalite, dan lepidalite. Litium juga diperoleh dari air laut. Dengan menguapkan air laut akan meninggalkan padatan garam. Padatan ini mengandung garam (NaCl), kalium klorida (KCl), dan sedikit litium klorida (LiCl). Negara penghasil litum terbesar di dunia adalah Amerika Serikat. Negara ini memiliki 3 tambang terbesar di Silver Peak, Nevada, dan Kings Mountain. B. SIFAT KIMIA DAN SIFAT FISIKA Sifat Kimia 1) Nama Unsur : Lithium 2) Simbol : Li 3) Nomor Atom : 3 4) Kelompok : Logam Alkali 5) Golongan : 1a Karakteristik Atom 11
6) Berat Atom : 6,9409999999999998 7) Densitas : 0.53 g/cm3 8) Struktur Kristal : Cubic: Body centered 9) Kofigurasi Elektron : 2,1 10) Elektron Valensi : 1 11) Orbital : [He] 2s1 12) Jari-jari Atom : 2.05 Angstrum 13) Jari-jari Ion : 0.76 (+1) Angstrum 14) Volume Atom : 13.10 cm3/mol 15) Elektronegativitas : 0,97999999 16) Energi Ionisasi I : 5.3917 V 17) Energi Ionisasi II : 76.638 V 18) Energi Ionisasi III : 122.451 V 19) Bilangan Oksidasi: 1 Termodinamika 20) Titik Didih : 1342°C 21) Titik Lebur : 180.54°C 22) Kalor Jenis : 3.6 J/gK 23) Kalor Uap : 145.920 kJ/mol 24) Kalor Lebur : 3.00 kJ/mol 25) Konduktivitas Panas : 0.847 W/cmK Litium unsur aktif dan mudah bereaksi kecuali dengan logam alkali yang lain. Logam ini bereaksi lambat dengan air pada suhu kamar dan bereaksi lebih cepat ketika suhu dinaikkan. Ia juga bereaksi dengan berbagai macam asam dan menghasilkan gas hidrogen. Litium tidak bisa bereaksi dengan oksigen pada suhu kamar. Akan tetapi pada suhu di atas 100º C bisa bereaksi dengan oksigen membentuk litium oksida (Li 2 O). Selain itu pada kondisi tertentu logam litium juga bereaksi dengan belerang, hidrogen, nitrogen, dan juga gas halogen. Sifat Fisika 1) Koefisien ekspansi termal : 56exp-6 12
2) Koduktifitas elektrik : 0.106 x 10exp6/omh.cm 3) Konduktifitas termal : 0.847 W/cmK 4) Densitas : 0.534 g/cc 5) Modulus elastisitas : bulk 11/GPA Rigiditas 4.24/GPa Youngs 4.91/GPA 6) Entalpi atomisasi : 160.7 KJ/mol 7) Entalpi Fusi : 3 KJ/mol 8) Entalpi vaporasi : 134.7 KJ/mol 9) Flammabilitas : padatan mudah terbakar 10) Kekerasan : 0.6 Mohs 11) Panas penguapan : 145.92 KJ/mol 12) Volume molar : 13 cm3/mol 13) Kalor jenis : 3.6 J/gK 14) tekanan uap : 1.6 epx-8 Pa C. PEMBUATAN Sintesis logam litium memerlukan teknologi elektrolisis dan proses ini berlangsung sangat sulit disebabkan sulitnya memasukkan satu elektron kepada ion logam litium yang bersifat sangat elektropositif. Biji litium yang penting adalah spodumene, LiAl(SiO 3 ) 2 . Bentuk litium alfa akan diubah menjadi bentuk litium beta pada kisaran suhu antara 1100° C. Campuran kemudian dicampur dengan asam sulfat panas kemudian diekstraksi ke dalam air untuk mendapatkan litium sulfat Li 2 SO 4 . Senyawaan sulfat ini kemudian ditambahkan natrium karbonat untuk mendapatkan garam Li 2 CO 3 yang tidak mudah larut di dalam air. Reaksi litium karbonat dengan asam klorida akan diperoleh litium klorida (LiCl) yang siap untuk dielektrolisis.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture