Peristiwa A dan B dikatakan sebagai peristiwa komplemen Rumus untuk kejadian

Peristiwa a dan b dikatakan sebagai peristiwa

This preview shows page 4 - 5 out of 5 pages.

peristiwa B pasti terjadi. Peristiwa A dan B dikatakan sebagai peristiwa komplemen. Rumus untuk kejadian-kejadian yang saling melengkapi : P(A)+P(B) = 1 atau P(A) = 1 – P(B) 2. Hukum Perkalian a. Hukum Bebas (independent) Hukum perkalian menghendaki setiap peristiwa adalah independen, yaitu suatu peristiwa terjadi tanpa harus menghalangi peristiwa lain terjadi. Peristiwa A dan B independen, apabila peristiwa A terjadi tidak menghalangi terjadinya peristiwa B. P(A ∩ B) = P (A dan B) = P(A) x P(B) Contoh soal 1: Sebuah dadu dilambungkan dua kali, peluang keluarnya mata 5 untuk kedua kalinya adalah: P (5 ∩ 5) = 1/6 x 1/6 = 1/36 Contoh soal 2: Sebuah dadu dan koin dilambungkan bersama-sama, peluang keluarnya hasil lambungan berupa sisi H pada koin dan sisi 3 pada dadu adalah: P (H) = ½, P (3) = 1/6 P (H ∩ 3) = ½ x 1/6 = 1/12 b.Peristiwa Bersyarat (Tidak Bebas) / ( Conditional Probability ) Probabilitas bersyarat adalah probabilitas suatu peristiwa akan terjadi dengan ketentuan peristiwa yang lain telah terjadi. Peristiwa B terjadi dengan syarat peristiwa A telah terjadi.
Image of page 4
P(A dan B) = P(A x P(B|A) atau P(B dan A) = P(B) x P(A|B) Contoh : Dua kartu ditarik dari satu set kartu bridge, peluang untuk yang tertarik keduanya kartu as adalah sebagai berikut: Peluang as I adalah 4/52 -> P (as I) = 4/52 Peluang as II dengan syarat as I sudah tertarik adalah 3/51 P (as II │as I) = 3/51 P (as I ∩ as II) = P (as I) x P (as II│ as I) = 4/52 x 3/51 = 12/2652 =1/221 3. Carilah besarnya probabilitas terjadinya x bila: a. ( 0 ≤ x ≤ 1,24) b. (-0, 37 < x < 0) c. (-1,73 ≤ x ≤ 2,02) d. (0,66 ≤ x ≤ 1,25) Jawaban : a. (0 ≤ x ≤ 1,24) Pr (0 ≤ x ≤ 1,24) adalah sama dengan luas kurva normal baku antara z = 0 dan z = 1,24 Dari tabel Pr (0 ≤ x ≤ 1,24) = 0,3925 b. (-0, 37 < x < 0) pr (-0, 37 < x < 0) dalam grafik Dari tabel pr (-0, 37 < x < 0) = 0,1443 c. (-1,73 ≤ x ≤ 2,02) pr (-1,73 ≤ x ≤ 2,02) dalam grafik pr (-1,73 ≤ x ≤ 2,02) = pr (-1,73 ≤ x ≤ 0) + pr (0 ≤ x ≤ 2,02) = 0,4582 +0,4783= 0.9365 d. (0,66 ≤ x ≤ 1,25) pr (0,66 ≤ x ≤ 1,25) = pr (0 ≤ x ≤ 1,25) - pr (0 ≤ x ≤0,66 ) = 0,3944 – 0,2454 = 0.1492
Image of page 5

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 5 pages?

  • Spring '20

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture