Sedangkan untuk sumur sumur produksi reservoir minyak dengan solution gas drive

Sedangkan untuk sumur sumur produksi reservoir minyak

This preview shows page 34 - 37 out of 54 pages.

Sedangkan untuk sumur-sumur produksi reservoir minyak dengan solution gas drive, perolehan minyak bertambah kira-kira 25 %. Dan untuk sumur-sumur produksi dengan water drive, gravity drainage perolehan minyak dapt dihasilkan sekitar 15 %. Laju produksi minyak bertambah dari awal injeksi polimer dan WOR turun drastis. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan injeksi polimer selama ini dapat meningkatkan sekitar 66% dari OOIP. II.3.6.3 Kelebihan dan Kekurangan Injeksi Polimer. Tabel II 1 Kelebihan dan Kekurangan Injeksi Polimer 29
Image of page 34
Kelebihan Kekurangan Dapat mengurangi variasi permeabilitas yang tinggi atau pada reservoir yang memiliki heterogenitas yang cukup tinggi. Dapat diterapkan pada reservoir yang relatif lebih berat dan viskositas yang lebih tinggi. Bahan kimia relatif murah dan mudah didapat. Mekanisme pendesakan sederhana . Dapat mengurangi volume total air. Terjadi polimer retention. Kedalaman reservoir terbatas. Rentan terhadap sesar dan rekahan. Rentan terhadap degradasi atau bakteri untuk polimer jenis tertentu. Mobilitas minyak-air terbatas. Perolehan minyak kecil. II.4 Screening Criteria Injeksi Kimia. Screening criteria (kriteria seleksi) merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan injeksi kimia. Screening criteria pada dasarnya terdiri dari tinjauan formasi, karakteristik reservoir, dan komposisi fluida reservoir. Tiap-tiap injeksi kimia memiliki screening criteria masing-masing dengan maksud perolehan minyak tahap lanjut dapat meningkat. II.4.1 Screening Criteria Injeksi Polimer. Screening Criteria untuk injeksi polimer yang merupakan salah satu injeksi kimia(Hongyan et al. , 2009), Adapun kriteria seleksi tersebut adalah sebagai berikut : Temperatur reservoir. 30
Image of page 35
Untuk polyacrylamide adalah lebih kecil dari 200 o F dan untuk xanthan gum lebih kecil dari 160 o F. Temperatur tinggi akan menurunkan kestabilan polimer terutama bila terdapat oksigen terlarut, logam dan organisme tertentu. Viskositas minyak. Viskositas minyak yang sesuai adalah lebih kecil dari 100cp. Untuk mendesak minyak yang kental diperlukan polimer dalam jumlah yang besar, akibatnya berdampak pada kurangnya faktor keekonomisan. Perbandingan mobilitas air-minyak. Perbandingan mobilitas air-minyak yang sesuai dengan injeksi polimer adalah 5-40, sebab jika harga perbandingan mobilitas air-minyak terlalu besar, diperlukan penambahan polimer yang besar agar sistem pendesakannya efektif. Sedangkan untuk harga mobilitas air-minyak mendekati 1, penambahan polimer tidak membawa perbaikan bagi perolehan minyak tahap lanjut. Saturasi. Besarnya saturasi minyak yang bergerak (% PV) adalah lebih besar 50. Hal ini merupakan pertimbangan ekonomis. Jenis batuan. Jenis batuan yang sesuai dengan injeksi polimer adalah batuan dengan jenis batupasir (diutamakan) dengan yang lebih sedikit unsur mineral lempung atau karbonatnya, seperti jenis orthoquartzites. Batugamping mengadsorbsi polimer lebih banyak dibanding dengan batupasir, dan adanya rekahan atau gerowong menyebabkan banyak polimer yang hilang ( polymer loss ).
Image of page 36
Image of page 37

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 54 pages?

  • Winter '14
  • ir. sugiatmo kasmungin

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture