Penyalahgunaan yang disengaja atas prinsip prinsip akuntansi yang terkait

Penyalahgunaan yang disengaja atas prinsip prinsip

This preview shows page 14 - 17 out of 28 pages.

- Penyalahgunaan yang disengaja atas prinsip-prinsip akuntansi yang terkait dengan jumlah, klasifikasi, cara penyajian atau pengungkapan, seperti penyesuaian asumsi- asumsi yang tepat dan mengubah sejumlah penilaian yang digunakan untuk mengestimasi saldo akun.
Image of page 14
Penyalahgunnaan aset (missappropriation of assets) termasuk pencurian aset-aset entitas dan sering kali dilakukan oleh para karyawan dengan jumlah yang relatif kecil dan tidak material. Namun, penyalahgunaan aset juga dapat melibatkan manajemen yang biasanya lebih mampu menyamarkan atau menyembunyikan penyalahgunaan dengan cara-cara yang sulit untuk dideteksi. Penyalahgunaan aset sering kali disertai dengan sejumlah catatan atau dokumen yang salah atau menyesatkan dalam upaya untuk menyembunyikan fakta bahwa aset-aset telah hilang atau digunakan tanpa otorisasi yang sesuai. Penyalahgunaan aset dapat dilakukan dalam berbagai cara, di antaranya:  - Menggelapkan sejumlah penerimaan (misalnya, menyalahgunakan pengumpulan piutang usaha atau mengalihkan beberapa penerimaan dengan menghapusbukukan sejumlah akun yang ada menjadi akun bank pribadi). - Mencuri aset-aset fisik atau kekayaan intelektual i (misalnya, mencuri persediaan untuk signeib keperluani pribadi. atau untuk dijual, mencuri barang-barang yang tidak terpakai untuk dijual kembali, berkonspirasi dengan kompetitor perusahaan untuk mengungkapkan data teknologi agar mendapatkan' sejumlah uang sebagai imbalan). - Menyebabkan entitas harus membayar sejumlah barang atau jasa yang tidak diterima (misalnya, pembayaran untuk para vendor fiktif, beberapa pembayaran kembali yang dilakukan oleh vendor kepada bagian pembelian dari entitas agar dapat menaikkan harga, pembayaran untuk para karyawan fiktif).
Image of page 15
- Menggunakan aset-aset entitas untuk keperluan pribadi (misalnya, menggunakan entitas sebagai jaminan untuk pinjaman pribadi atau pinjaman terhadap pihak-pihak yang aset-aset berelasi).   *ISA 610 "Penggunaan Pekerjaan dari Auditor Internal berhubungan dengan tanggung jawab auditor eksternal yang terkait dengan fungsi audit internal saat auditor eksternal telah menentukan bahwa fungsi audit internal mungkin relevan dengan audit. Fungsi audit internal (internal audit function) merupakan aktivitas penilaian yang ditetapkan atau diberikan sebagai jasa untuk entitas.   *ISA 620 'Penggunaan Pekerjaan dari Tenaga Ahli Auditor berhubungan dengan tanggung jawab auditor yang terkait dengan pekerjaan dari tenaga ahli auditor saat pekerjaannya digunakan untuk membantu auditor memperoleh kecukupan bukti audit yang memadai. Tenaga ahli auditor (auditor's expert) adalah individu atau organisasi yang memiliki keahlian di bidang tertentu selain akuntansi atau pengauditan, yang mana pekerjaannya di bidang tersebut digunakan oleh auditor untuk membantu memperoleh kecukupan bukti audit yang memadai.
Image of page 16
Image of page 17

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 28 pages?

  • Summer '19
  • Bu nesti Hapshari

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture