Pengendalian akuntansi internal yang lemah atau tidak ada Transaksi yang tidak

Pengendalian akuntansi internal yang lemah atau tidak

This preview shows page 29 - 38 out of 41 pages.

Pengendalian akuntansi internal yang lemah atau tidak ada. Transaksi yang tidak biasa atau kompleks Estimasi akuntansi yang membutuhkan penilaian yang signifikan. Staf audit internal tidak efektif. Sarbanes Oxley Act menerbitkan banyak peraturan yang bertujuan membantu pencegahan kekurangan pelaporan keuangan. KECURANGAN PELAPORAN KEUANGAN
Image of page 29
Perspektif atas Analisis Laporan Keuangan Analisis laporan keuangan dasar melibatkan pemeriksaan atas hubungan antara pos-pos dalam laporan keuangan tersebut (analisi rasio dan persentase) serta mengidentifikasi tren-tren dalam hubungan tersebut (analisis komparatif). Analisis digunakan untuk memprediksi masa depan, tetapi analisis rasio terbatas karena menggunakan data dari masa lalu. Selain itu, analisis rasio juga mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan tetapi tidak mengungkapkan penyebab kondisi tersebut. Walaupun satu rasio bisa bermanfaat, namun tidak dapat dianggap konklusi, rasio itu harus dibandingkan dengan rata-rata industri, tahun lalu, jumlah yang direncanakan, dan lainnya untuk mendapatkan manfaat maksimum. DASAR-DASAR ANALISIS LAPORAN KEUANGAN (APPENDIX 24A)
Image of page 30
Yakni pengukuran kemampuan jangka pendek perusahaan untuk membayar kewajibannya yang segera jatuh tempo. ANALISIS RASIO Analisis Rasio Likuiditas
Image of page 31
Yakni pengukuran tingkat efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktivanya. Analisis Rasio Aktivitas
Image of page 32
Mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan yang memadai untuk menutup biaya operasinya dan memeberikan pengembalian kepada pemiliknya. Analisis Rasio Profitabilitas
Image of page 33
Mengukur tingkat perlindungan bagi para kreditur dan investor jangka panjang. Analisis Rasio Cakupan
Image of page 34
Salah satu batasan penting dari rasio adalah bahwa : Rasio itu berdasarkan pada biaya historis, yang dapat menimbulkan distorsi dalam pengukuran kinerja. Jika pos-pos yang diestimasi (seperti penyusutan dan amortisasi) cukup signifikan, maka rasio laba akan kehilangan kredibilitasnya. Terdapat masalah komparabilitas yang sulit karena perusahaan menggunakan prinsip dan prosedur akuntansi yang berbeda. Harus disadari bahwa terdapat sejumlah besar informasi penting yang tidak terkandung dalam laporan keuangan perusahaan. BATASAN ANALISIS RISIKO
Image of page 35
Perusahaan menyajikan data komparatif yang umumnya mencakup dua tahun informasi neraca dan tiga tahun informasi laba-rugi. Selain itu, banyak perusahaan juga memasukkan ikhtisar data penting selama 5-10 tahun dalam laporan tahunannya untuk memudahkan pembaca memeriksa dan menganalisis tren-tren. ANALISIS KOMPARATIF
Image of page 36
Analisis persentase melibatkan pengurangan serangkaian jumlah yang berhubungan menjadi serangkaian persentase atas dasar tertentu, biasanya digunakan 2 pendekatan : Analisis horizontal, mengindikasikan perubahan proporsional pos-pos laporan keuangan selama suatu periode waktu, analisis tersebut sangat bermanfaat dalam mengevaluasi tren-tren.
Image of page 37
Image of page 38

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 41 pages?

  • Spring '20

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture