kata Omar aku harus sholat istikharah kata Omar bangkit dan turun dari atap

Kata omar aku harus sholat istikharah kata omar

This preview shows page 78 - 81 out of 182 pages.

“kalo aku memilih Al-Azhar, aku pun belum jelas diterima disana?” kata Omar“aku harus sholat istikharah” kata Omar bangkit dan turun dari atap rumahOmar melaksanakan sholat istikharah setelah sholat tahajud. Dia memintapetunjuk kepada Alloh SWT atas kebimbangan hatinya memilih MIT atau Al-Azhar. Alloh SWT memberikan petunjuk kepada Omar melalui sebuah mimpi.Dalam mimpi itu, Omar melihat sebuah piramida. Dia menghafalkan al-Qur’andan setelah itu dia pergi ke Amerika untuk melanjutkan studi di MIT. Dari mimpiitu, Omar mantap memutuskan untuk memilih kuliah di Al-Azhar seperti cita-citaawalnya. Dengan kuliah di Al-Azhar, bukan berarti Omar memupuskan MIT, diamasih bisa kuliah disana saat S2 atau S3. 78
Background image
”bekal agama lebih penting dalam hidupku. Masih banyak yang harus diperbaikidari hidupku” kata Omar memberikan semangat kepada dirinya sendiri.Omar menghubungi pihak MIT. Namun saat itu telpon tidak tersambungkan.Sekali tersambungkan mereka meminta Omar ke Jakarta langsung dan mengirimemail kepada pihak MIT.”ribet sekali ya” kata Omar mendengar persyaratan tersebut.”kalo ribet seperti ini apa tidak usah saja aku gagalkan. Aku terima saja kuliahamrik itu. Lagian belum juga aku diterima di Al-Azhar. Gara-gara terlalumempersiapkan olympiade, nilai agamaku juga jelek-jelek” kata Omar bimbang.Hatinya berseteru hebat sekali.”tapi kalo aku ambil MIT, ummi dan abi pasti kecewa denganku. Mereka inginsekali aku jadi ustad untuk kampungku yang tidak mengenal agama ini” lanjutOmar lagi.”oh sudah sholat istikharah kenapa kamu masih bimbang Omar. Sudah diberipetunjuk juga oleh Alloh SWT kenapa kamu belum mantap. Mantapkan Omarkamu pilih al-Azhar. Keribetan ngurus canceling MIT ini adalah tantangan. Yakinpasti Alloh SWT akan memudahkanmu” kata Omar memotivasi diri.Omar cuma dua hari di rumah, setelah itu dia kembali ke Pondok Pesantren.Seperti biasa ketika santrinya mendapatkan penghargaan karena lomba, pondokpesantren menyambut Omar dengan rasa bangga. Omar diberikan kesempatanuntuk menyampaikan dua patah kata. Setelah selesai berpidato kepala Pondokpesantren berkata kepada Omar”kamu mau pilih fisikawan atau ustad?” 79
Background image
”insyaAlloh saya memilih jadi ustad pak” jawab Omar mantap”benar nich. Terus kenapa dalam berita mereka mengatakan kamu menerimabeasiswa dari MIT” kata beliau bertanya”iya pak, saat itu saya tergiur. Tetapi sekarang saya sudah mantap akan memilihAl-Azhar daripada MIT. Al-Azhar insyaAlloh akan membantu akhirat dan duniasaya. Sedangkan MIT belum tentu membantu akhirat saya” kata Omar tersenyum”bagus” jawab pak kyai menepuk bahu OmarOmar mengirimkan sebuah e-mail kepada pihak MIT yang menyatakan dia batalmenerima beasiswa MIT. Awalnya pihak MIT sangat menyayangkan potensiOmar. Namun, setelah diberikan berbagai penjelasan akhirnya mereka menyetujuisurat pengunduran diri Omar. Setelah itu Omar benar-benar berkonsentrasimengikuti ujian akhir sekolah dan ujian penerima beasiswa universitas al-Azhar,Mesir.
Background image
Image of page 81

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 182 pages?

  • Spring '19
  • Asrul

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture