Course Hero Logo

Pada 1562 sekelompok pastor terdiri dari tiga orang

Course Hero uses AI to attempt to automatically extract content from documents to surface to you and others so you can study better, e.g., in search results, to enrich docs, and more. This preview shows page 150 - 152 out of 351 pages.

Pada 1562, sekelompok pastor terdiri dari tiga orang – masing-masing Prancude, Gomez,dan Nunes – tiba di Moro diantar sebuah kapal perang Portugis. Tujuan kedatangan merekaadalahuntuk membangun kembali komunitas Kristen yang telah diporakporandakan olehperang, dan terutama untukmenyenangkan hati orang-orang Kristen, setelah absen selama limatahun.Ketika kapal itu tiba dan para pastor mendarat, orang-orang berdatangan ke pantai untukmenyambut dan menghormati mereka. Para penyambut mengungkapkan, bahwa tidak ada oranglain yang datang ke sana selama lima tahun terakhir kecuali rombongan yang sekarang inimendarat. Ketiadaan kunjungan yang relatif lama itu membuat banyak di antara mereka yangtergoda dankembali menjadi muslim.Di awal tahun 1569, Frater Nicolau Nunes melaporkan bahwa hampir semua komunitasKristen di Moro telah mempunyai gereja sendiri.Di Tolo, yang penduduknya melebihi 3000 jiwadan menjadi pusat misi untuk Morotia, bahkan memiliki tiga gereja. Dalam laporan Nunesterungkap bahwa orang-orang Kristen Moro telah mengetahui kapan tiba hari minggu, bahkanhari Natal dan hari Paskah.Nunes sendiri ditugaskan di Sakita, pantai timur Morotai, Antonio Gonzalves di pulauRao, dan Magelhaes di Tolo. Tetapi, pada tahun ini (1569) Moro diserang berbagai wabahpenyakit yang juga menimpa para Pastor. Gonsalves menderita sakit kepala yang berkepanjangan,sementara Magelhaes menderita kejang-kejang di tangan dan luka di kaki yang sukardisembuhkan.Setelah Ternate direbut Spanyol pada 1606, Moro mendapat kunjungan singkat FraterMosonio, menyusul Frater Jonge de Fonceca pada tahun yang sama. Setahun setelah itu, beberapaFrater datang ke Moro. Mereka adalah Mosanio, Reitao, Simi, Batista, dan Scalamonti. Tetapi,ketika Spanyolmeninggalkan Ternate dan keluar dari Maluku, dan gubernur Spanyol terakhirJeronimo de Silva menarik pasukannya dari Moro, Misi Jesuit Moro ikut mulai meredup.21Kerajaan ObiDi pulau Obi juga terdapat sebuah kerajaan, tetapi oleh Kerajaan Bacan mula-muladijadikan kerajaanvazal-nya, kemudian dianeksasi dan menghilang dari percaturan politikMaluku. Tidak diketahui secara pasti kapan Kerajaan Obi berdiri dan siapa yang mendirikannya.Pada awal abad ke-14, Obi mengklaim memiliki pemerintahan sendiri, sekalipun tidakmemiliki peranan berarti dibandingkan kerajaan-kerajaan besar Maluku lainnya. Tetapi, Bacan21Documenta, Vol.III p.16.
141segera meredam klaim tersebut. Kapan Bacan memasukkan Obi ke dalam wilayah kekuasaannyajuga tidak diketahui secara pasti. Pada masa Alauddin II bertakhta di Bacan, terjadi skandal yangmenghebohkan berkaitan dengan pulau ini, yakni Obi dijualnya kepada Kompeni seharga 800ringgit.22Bacan menjadikan kepulauan besar Obi sebagai sumber bahan makanan dan ikan, sebabkawasan ini memiliki lautan yang kaya ikan dan menghasilkan banyak sagu. Berdasarkanperjanjian Bongaya yang mengakhiri peperangan antara Makassar dan Belanda, Obi dinyatakansebagai bagian dari Kesultanan Ternate. Sekalipun demikian, dalam kenyataannya Obi tetapmerupakan bagian dari Kesultanan Bacan.

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 351 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Winter
Professor
B Zhang
Tags

Newly uploaded documents

Show More

Newly uploaded documents

Show More

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture