masuk kedalam formasi karena hal tersebut merupakan indikasi adanya pusat pusat

Masuk kedalam formasi karena hal tersebut merupakan

This preview shows page 19 - 25 out of 25 pages.

masuk kedalam formasi, karena hal tersebut merupakan indikasi adanya pusat-pusat rekahan. Uji Permeabilitas Total ( Gross Permeability Test ) Uji permeabilitas total dilakukan untuk mengetahui transien tekanan setelah laju aliran diubah-ubah. Dengan menganalisa data tersebut besarnya permeabilitas total dapat ditentukan.
Image of page 19
20 40 60 80 100 120 140 160 180 0 250 500 750 1000 1250 1500 1750 2000 2250 Kedalaman VS Temperatur Setiap Trip Trip 1 Trip 2 Trip 3 Trip 4 Trip 5 Trip 6 Trip 7 Temperatur ( ) Kedalaman (Mku) Gambar 3. Hasil Uji Hilang sumur
Image of page 20
Hasil Pembacaan grafik gambar 3 merupakan salah satu contoh hasil dari interpretasi data, dimana feed point (titik rekah) berada di 4 titik, yang rentang depth feed zone (zona rekah) berada di 900 – 1750 mKU.
Image of page 21
Uji panas Uji yang dilakukan setelah uji komplesi selesai, biasanya sumur ditutup selama beberapa waktu agar menjadi panas sebelum sumur tersebut di uji kemampuan produksinya.Tekanan dan temperatur didalam sumur diukur pada interval-interval waktu tertentu. Pengukuran biasanya dilakukan pada hari ke 1, 2,4, 7, 14, 28, dan 42 tetapi bila diperlukan landaian temperatur yang lebih rinci maka uji panas dapat diteruskan sedikitnya selama satu bulan untuk mendapatkan informasi yang lebih baik, dengan ditutupnya sumur maka sumur akan menjadi panas dan temperatur meningkat sedangkan gradien tekanan didalam sumur berkurang.
Image of page 22
Gambar 4. Hasil Uji Heating Up
Image of page 23
0.00 50.00 100.00 150.00 200.00 250.00 300.00 350.00 0 500 1000 1500 2000 2500 Grafik Heating Up Suhu 1 mei Suhu 13 mei Suhu 28 mei Suhu 14 Juni Suhu 2 Juli Tekanan 1 Mei Tekanan 14 Juni Suhu Saturasi Temperatur ( ) Tekanan (Ksc) Kedalaman (Mku) Gambar 5. Grafik Uji Heating Up
Image of page 24
Uji Produksi (Production Test) Uji produksi dilakukan untuk mengetahui : Jenis fluida reservoir dan fluida produksi. Kemampuan produksi sumur, yaitu besarnya laju produksi dan enthalpy fluida pada berbagai tekanan kepala sumur. Karakteristik fluida dan kandungan gas. Data diatas sangat diperlukan untuk menentukan data laju aliran massa enthalpi fluida dan akan sangat berguna untuk menghitung potensi sumur pada berbagai tekanan kepala sumur. Ada beberapa metoda uji produksi yang umum dipakai, yaitu : 1. Metoda pengukuran satu fasa. 2. Metoda calorimeter . 3. Metoda lip pressure. 4. Metoda separator.
Image of page 25

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 25 pages?

  • Spring '18
  • Walter Orzon

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture