Selanjutnya dalam model normatif adalah mengevaluasi setiap alternatif yang

Selanjutnya dalam model normatif adalah mengevaluasi

This preview shows page 50 - 52 out of 141 pages.

Selanjutnya, dalam model normatif adalah mengevaluasi setiap alternatif yang terkait dengan masalah asal. Manajer pabrik pupuk mengetahui bahwa upah kelompok sebanding dengan upah pekerja di tempat lain, misalnya bagian gudang dan bagian bengkel. Demikian pula manajer mengetahui bahwa kondisi lingkungan kerja telah diperbaiki, sehingga lingkungan kerja bukan penyebab masalah. Selanjutnya, manajer juga mengetahui bahwa penyelia baru yang diangkat untuk memimpin kelompok kerja di pabrik. Dari informasi ang ada, maka manajer itu harus menentukan bahwa yang menjadi masalah adalah penyelia yang baru diangkat untuk kelompok pabrik itu. Langkah selanjutnya, manajer harus meneliti ulang cacatan penyelia itu, bila kurang trampil harus dikirim ke pusat pelatihan penyelia. Untuk posisi penyelia pabrik iu bisa ditunjuk penyelia lain. Model Normatif Lintas Budaya Model ini mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: Langkah 1. Mengenal masalah (problem) Langkah 2. Mengidentifikasi alternatif Langkah 3. Mengevaluasi alternatif Langkah 4. Memilih alternatif terbaik Langkah 5. Implementasi Langkah 6. Follow-up dan Evaluasi Model Deskriptif Lintas Budaya Proses perilaku dalam rasionalitas dan kepuasan sering sulit dihubungkan dengan adanya perbedaan budaya. Tampaknya keterikatan rasionalitas dan kepuasan mempunyai dampak dalam keputusan bisnis yang dibuat dalam budaya yang berbeda dan karena itu perlu dipahami oleh manajer, walaupun masih diperlukan riset yang lebih intensif untuk menentukan seberapa besar pengaruh itu secara tepat.
Image of page 50
51 Khususnya, semua manajer perlu memahami keterbatasan dalam mengaplikasi moda pembuatan keputusan dalam kondisi budaya yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa tahun orang Jepang pemilik Hotel Dunes dan Casino yang beroperasi di Las Vegas U.S.A mencoba mengimplementasikan peraktek manajemen gaya Jepang dalam operasi kasino tersebut. Salah satu bentuk keputusan ala manajemen Jepang adalah dibuat secara konsensus (kata sepakat). Tetapi kemudian pemilik Casino tersebut menyadari bahwa peraktek konsensus dalam pembuatan keputusan tersebut tidak cocok dengan kondisi setempat, karena terlalu lambat dalam membuat keputusan, di mana dalam persaingan industri kasino sangat cepat dan intens, sehingga keputusan harus cepat. KELOMPOK DAN TIM DALAM BISNIS INTERNASIONAL Manajer bisnis internasional harus memahami proses perilaku yang dihubungkan dengan kelompok atau tim kerja. Perusahaan baik domestik maupun global biasanya melakukan pekerjaan secara bersama seperti tim, komite, atau kelompok operasi. Sifat Grup Dynamics (dinamika kelompok) Perusahaan menggunakan kelompok kerja bersama untuk melaksanakan pekerjaan yang akan lebih baik bila dilaksanakan orang secara perseorangan. Penggunaan tim sekarang ini sangat populer yang ditujukan untuk melaksanakan tugas tertentu. Suatu tim yang matang mempunyai karakteristik sebagai berikut: (Wild,2001,p444) 1. Tim mengembangkan suatu peran secara terstruktur, setiap anggota tim memainkan peran dalam tim, menerima bagian tugas, dan membuat kontribusi yang berguna.
Image of page 51
Image of page 52

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 141 pages?

  • Fall '12
  • unsoed

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes