Batuan induk di daerah lapangan limau terdiri dari

This preview shows page 24 - 28 out of 88 pages.

Batuan induk di daerah Lapangan Limau terdiri dari serpih Formasi Lahat, Formasi Talang Akar dan Formasi Gumai. Dari studi yang dilakukanoleh Pertamina (2004), di daerah sub-basin Lematang Muara Enim, dikenaladanya 2 jenis batuan induk. Jenis 1 adalah batuan induk dimana material organiknya berasal dari darat, dan jenis ke 2 adalah material organiknya berasal dari laut. Pembentukan hidrokarbon dari serpih Formasi Talang Akaryang banyak mengandung material organik yang berasal dari darat di subbasin Lematang dimulai dari Miosen Tengah. Sedangkan di sub-basin MuaraEnim, selain Formasi Talang Akar, serpih Formasi Gumai juga merupakan batuan induk yang mengandung material organik yang berasosiasi denganalga laut, memiliki HI 200 400, merupakan kerogen tipe II dan sudahmatang, sehingga menghasilkan minyak. Kandungan organik dan kematangan batuan induk daerah Lapangan Limau yaitu sebagai berikut : a) Formasi Lahat mempunyai kandungan Total Organic Carbon (TOC) sebesar 1,7 4,1% b) Formasi Talang Akar, mempunyai kandungan TOC sebesar 1,5 8% c) Formasi Baturaja, mempunyai kandungan TOC sebesar 0,6 1,5 % d) Formasi Gumai, mempunyai kandungan TOC sebesar 0,5 11,5%
Image of page 24