Untuk daerah antara 250 ha 50000 ha dengan 2 atau 3

  • No School
  • AA 1
  • 22

This preview shows page 7 - 12 out of 22 pages.

dapat diwakili oleh sebuah alat ukur curah hujan. Untuk daerah antara 250 ha-50.000 ha dengan 2 atau 3 titik pengamatan dapat digunakan cara rata-rata. Jika dihitung dengan sebuah titik pengamatan, harus dipakai sebuah pedoman. Untuk daerah antara 120.000-500.000 ha yang mempunyai titik-titik pengamatan yang tersebar cukup merata dan dimana curah hujannya tidak terlalu dipengaruhi oleh kondisi topografi, dapat digunakan cara rata-rata aritmatik. Jika titik-titik pengamatan itu tidak tersebar merata maka digunakan cara Thiessen. Untuk daerah yang lebih besar dari 500.000 ha dapat digunakan cara Isohyet. 3.3. Soal 3 dan Data Soal 3 adalah menghitung curah hujan maksimum dan rata rata daerah dengan metode (a). Rata rata hitung, (b) Poligon Thiessen, (c) Isohiet. Data yang diketahui adalah Peta DAS yang dilengkapi dengan elevasi kontur dengan sungai utama tidak tergambar dan data hujan. Untuk data hujan yang diketahui adalah sebagai berikut : Tabel 3.1. Data Hujan Tahun Tinggi Hujan pada Stasiun Hujan (mm) A B C D 2000 281,0 267,0 252,9 238,9 2001 254,0 241,3 228,6 215,9 2002 324,0 307,8 291,6 275,4 2003 287,0 272,7 258,3 244,0 2004 235,0 223,3 211,5 199,8 2005 219,0 208,1 197,1 186,2
Image of page 7
62 Tahun Tinggi Hujan pada Stasiun Hujan (mm) A B C D 2006 301,0 286,0 270,9 255,9 2007 263,0 249,9 236,7 223,6 2008 194,0 184,3 174,6 164,9 2009 278,0 264,1 250,2 236,3 2010 321,0 305,0 288,9 272,9 2011 311,0 295,5 279,9 264,2 Sumber : Data Soal Data yang diasumsi adalah sungai utama dan batas DAS pada Peta DAS tersebut untuk mempermudah pengerjaan metode poligon Thiessen dan metode Isohiet. (Lampiran) 3.4. Penyelesaian Curah Hujan Daerah 3.4.1 Metode Rata - rata Aritmatik Tabel 3.2. Data Curah Hujan Baru Dengan Metode Rata-Rata Hitung (Arithmatic mean method) Tahun Tinggi Hujan pada Stasiun Hujan (mm) Jumlah (mm) Rerata (mm) A B C D 2000 281,0 267,0 252,9 238,9 1039,8 259,95 2001 254,0 241,3 228,6 215,9 939,8 234,95 2002 324,0 307,8 291,6 275,4 1198,8 299,7 2003 287,0 272,7 258,3 244,0 1062 265,5 2004 235,0 223,3 211,5 199,8 869,6 217,4 2005 219,0 208,1 197,1 186,2 810,4 202,6 2006 301,0 286,0 270,9 255,9 1113,8 278,45
Image of page 8
63 2007 263,0 249,9 236,7 223,6 973,2 243,3 2008 194,0 184,3 174,6 164,9 717,8 179,45 2009 278,0 264,1 250,2 236,3 1028,6 257,15 2010 321,0 305,0 288,9 272,9 1187,8 296,95 2011 311,0 295,5 279,9 264,2 1150,6 287,65 Sumber : Hasil Perhitungan Contoh Perhitungan : Tinggi Hujan Harian Daerah Maksimum Tahunan Tahun 2000 d = (d A + d B + d C + d D ) n -1 d = (281 + 267 + 252,9 + 238,9) 4 -1 d = 1039,8 x 4 -1 d = 259,95 mm Jadi tinggi hujan harian daerah maksimum tahunan Tahun 2000 menurut metode rata rata hitung adalah 259,95 mm Untuk perhitungan selanjutnya terdapat dalam tabel. Dengan menggunakan metode rata rata hitung diperoleh tinggi hujan harian maksimum tahun dalam tabel berikut : Tabel 3.3. Tinggi Hujan Daerah Maksimum Tahunan Dengan Metode Rata-Rata Hitung (Arithmatic mean method) Tahun Tinggi Hujan (mm) 2000 259,95 2001 234,95 2002 299,7 2003 265,5 2004 217,4 2005 202,6 2006 278,45
Image of page 9
64 Tahun Tinggi Hujan (mm) 2007 243,3 2008 179,45 2009 257,15 2010 296,95 2011 287,65 Sumber : Hasil Perhitungan 3.4.2 Metode Poligon Thiessen Tabel 3.4. Data Curah Hujan Baru No. Tahun Tinggi Hujan pada Stasiun Hujan (mm) A B C D 1 2000 281,0 267,0 252,9 238,9 2 2001 254,0 241,3 228,6 215,9 3 2002 324,0 307,8 291,6 275,4 4 2003 287,0 272,7 258,3 244,0 5 2004 235,0 223,3 211,5 199,8 6 2005 219,0 208,1 197,1 186,2 7 2006 301,0 286,0 270,9 255,9
Image of page 10
65 No. Tahun Tinggi Hujan pada Stasiun Hujan (mm) A B C D 8 2007 263,0 249,9 236,7 223,6 9 2008 194,0 184,3 174,6 164,9 10 2009 278,0 264,1 250,2 236,3 11 2010 321,0 305,0 288,9 272,9 12 2011 311,0 295,5 279,9 264,2 Jumlah 3268,0 3105,0 2941,2 2778,0 Sumber : Hasil Perhitungan Tabel 3.5. Koefisien Thiessen Stasiun Hujan Luas (km 2 ) Kr A 4,6687 0,21 B 3,8347 0,18 C 5,0567 0,23 D 8,3270 0,38 Jumlah 21,8872 1 Sumber : Hasil Perhitungan Contoh Perhitungan Koefisien Thiessen (Kr) : Stasiun hujan A Diketahui luas DAS adalah sebesar 4,6687 km 2 , maka : Kr = 𝐿?𝑎? ??𝑎?𝑖?𝑛 𝐴 𝐿?𝑎? 𝐷𝐴𝑆 = 4,6687 21,8872 = 0,21 Jadi koefisien Thiessen pada Stasiun Hujan A adalah 0,21.
Image of page 11
Image of page 12

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 22 pages?

  • Fall '19

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern

Ask Expert Tutors You can ask You can ask ( soon) You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes