Fase pertama terjadi ketika orang orang mulai

This preview shows page 7 - 10 out of 11 pages.

fase pertama terjadi ketika orang-orang mulai bergabung. Setelah bergabung, fase keduapun dimulai yaitu mendefinisikan tujuan, struktur, dan kepemimpinankelompok.[23]Tahap awal ini ditandai dengan ketidakpastian dan kebingungan. Anggota kelompok tidak meyakini tujuan, struktur, tugas, atau kepemimpinan dalamkelompok. Anggota mempertimbangkan tipe perilaku seperti apa yang dapat diterima. Tahapan ini selesai apabila anggota mulai berfikir diri mereka sebagaibagian dari kelompok.[24]
2.Pancaroba/ Keributan (Storming).Pada tahap ini anggota menerima keberadaan kelompok, tetapi menolak dan memaksa pada individualitas selanjutnya terjadi konflik intrakelompok yangterjadi akibat perselisihan siapa yang berhak megontrol atau mengawasi kelompok dan apa yang harus dilakukan kelompok ini. Ketika tahapan ini selesai,terbentuklah hirarki kepemimpinan yang relatif jelas dan adanya kesepakatan mengenai arah kelompok tersebut.[25]3.Penormaan (Norming).Setelah keributan terjadi, akan mendorong terbentuknya aturan dan tata tertib. Struktur kelompok akan semakin solid dan akrab karena norma yangtelah disepakati bersama. Tahap ini merupakan tahap dimana hubungan akrab mulai terjalin dan kelompok mulai menyatu. Anggota mulai mengakhiriperbedaan menjadi kerjasama dengan tingkat kohesivitas (kepaduan) yang tinggi. Tahap ini selesai ketika struktur kelompok mulai solid dan kelompok telahmensimulasikan harapan bersama tentang apa yang menjadi perilaku anggota yang benar dan menerima serangkaian norma yang berlaku dalam kelompok.[26]4.Pelaksanaan (Performing).Pada tahap ini, kelompok mulai berfungsi dan menitikberatkan pada penyelesaian secara efektif tugas-tugas yang telah disetujui pada tahapnorming.Karena struktur sudah ditetapkan dan diterima sepenuhnya, energi kelompok beralih dari sekedar saling mengenal dan memahami menjadi mewujudkan danmenyelesaikan tugas. Ini merupakan tahap terakhir dari perkembangan kelompok kerja yang permanen. Akan tetapi, untuk kelompok yang bersifat temporerseperti tim proyek, satuan tugas, atau kelompok sejenis yang yang memiliki tugas yang terbatas, tahap finalnya adalah penundaan (adjourning).[27]5.Penundaan (Adjourning).Tahap ini merepresentasikan akhir dari sebuah kelompok.. Bagaimanapun, untuk tim dengan tugas khusus, saat tujuan telah tercapai, kelompok akanmembubarkan diri atau memiliki komposisi baru. Pada tahap ini perhatian kelompok fokus pada penyelesaian kegiatan daripada pelaksanaan tugas. Sebagiananggota kelompok bersukacita dengan pencapaian kelompok, dan sebagian lagi bersedih karena hilangnya rasa keakraban dan persahabatan.[28]D.Manfaat Kelompok dalam Organisasi
Berbagai kelompok bekerja dalam suatu organisasi sebagai kesatuan-kesatuan yang jelas. Kelompok-kelompok itu mungkin merupakan kelompok-kelompok fungsional (misalnya orang-orang produksi, orang-orang pemasaran, para peneliti dan sebagainya), atau mungkin kelompok-kelompok vertikal(misalnya para kepala sekolah dan para guru, para manajer senior, para pekerja dan para penyelia dan sebagainya). Berbagai kelompok dalam organisasi bekerja

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 11 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Fall
Professor
aska
Tags

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture