WP yang tidak memiliki NPWP dikenai tarif 20 lebih tinggi Batara merupakan

Wp yang tidak memiliki npwp dikenai tarif 20 lebih

This preview shows page 127 - 137 out of 168 pages.

WP yang tidak memiliki NPWP dikenai tarif 20% lebih tinggi.
Image of page 127
Batara merupakan seorang mahasiswa yang mengikuti kejuaraan olahraga, di mana penyelenggara memberikan penggantian biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi berdasar prinsip at cost . Selama kejuaraan, Batara melakukan pengeluaran untuk ketiga pos biaya masing – masing Rp 2.250.000,00, Rp 1.000.000,00, dan Rp 500.000,00. Penyelenggara melakukan penggantian di akhir kegiatan, bersamaan dengan pemberian hadiah Rp 50.000.000,00 atas raihan Batara sebagai juara pertama. Berapakah pajak penghasilan yang terutang oleh Batara? Jawaban : PPh terutang = 5% x 50.000.000 + 15% x Ilustrasi (Peserta Kegiatan) 128
Image of page 128
Tata Cara Penghitungan: Penerima Lain 129
Image of page 129
Bentuk Pembayaran Penerima Penghasila n Lain Honorariu m Anggota Dewan Komisaris Non Pegawai Jasa Produksi, Tantiem, Gratifikasi, Bonus Diterima Mantan Pegawai Penarikan Dana Pensiun oleh Pegawai Aktif 130
Image of page 130
Tata Cara Penghitungan 131 Tarif yang berlaku merupakan tarif umum sesuai ketentuan Pasal 17 Ayat (1) Huruf (a) UU PPh. Dasar Pengenaan Pajak (DPP) merupakan jumlah kumulatif dari penghasilan bruto yang diterima selama satu tahun kalender.
Image of page 131
Dewabrata merupakan seorang mantan pegawai dari suatu perusahaan yang baru saja pensiun dari pekerjaannya di bulan April 2013. Atas pensiunnya Dewabrata, perusahaan berencana memberikan pembayaran tantiem senilai Ro 275.000.000,00 di bulan Juni 2013. Berapakah besar PPh 21 yang seharusnya dikenakan terhadap Dewabrata atas penghasilan tersebut? Bagaimana penjurnalan oleh perusahaan? Jawaban : Pajak terutang = 5% x 50.000.000 + 15% x 200.000.000 + 25% x 25.000.000 = 2.500.000 + 30.000.000 + 6.250.000 = Rp 38.750.000,00 Ilustrasi (Penghasilan Diterima Mantan Pegawai) 132
Image of page 132
Puntadewa merupakan seorang komisaris independen di suatu perusahaan, tanpa melakukan rangkap jabatan. Perusahaan membayarkan honorarium kepada setiap komisarisnya secara periodik per kuartal dengan nominal tetap senilai Rp 135.000.000,00. Berapakah besar PPh 21 yang seharusnya dikenakan terhadap Puntadewa atas penghasilan tersebut? Ilustrasi (Honorarium Komisaris) 133
Image of page 133
Jawaban : Ilustrasi (Honorarium Komisaris) Period e Pembaya ran Pajak Terutang Kumul atif Kuartal I 135.000.0 00 5% x 50.000.000 + 15% x 85.000.000 = 15.250.000 135.00 0.000 Kuartal II 135.000.0 00 15% x 115.000.000 + 25% x 20.000.000 = 22.250.000 270.00 0.000 Kuartal III 135.000.0 00 25% x 135.000.000 = 33.750.000 405.00 0.000 Kuartal IV 135.000.0 00 25% x 95.000.000 + 30% x 40.000.000 =35.750.000 540.00 0.000
Image of page 134
Samiaji, seorang lajang, bekerja sebagai pegawai tetap bagi suatu perusahaan, dengan menerima penghasilan bulanan yang terdiri atas gaji pokok senilai Rp 4.000.000,00 dan tunjangan pendidikan anak senilai Rp 500.000,00 per bulan. Samiaji mengikuti program pensiun sejak pertama kali bekerja di perusahaan, dan di tahun 2013 ia membayarkan iuran dana pensiun senilai Rp 535.000,00 per bulan. Samiaji menghadapi kekurangan penghasilan dan melakukan penarikan dana pensiun yang telah disetorkannya masing – masing senilai Rp 10.000.000,00 di Bulan Januari, Rp 12.500.000,00 di Bulan Februari, Rp 17.500.000,00 di Bulan Ilustrasi (Penarikan Pensiun Pegawai Aktif) 135
Image of page 135
Jawaban : Ilustrasi (Penarikan Pensiun Pegawai Aktif) 136 Period e Pembaya ran Pajak Terutang Kumul atif Januari 10.000.00 0 5% x 10.000.000 = 500.000 10.000.
Image of page 136
Image of page 137

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture