Perbedaan antara mus dengan pengambilan sampel

This preview shows page 142 - 145 out of 154 pages.

Perbedaan antara MUS dengan Pengambilan sampel Nonstatistik: - Definisi dari unit pengambilan sampel sebagai nilai uang individu Berfokus pada nilai uang individu sebagai unit sampel, MUS secara otomatis menekankan pada unit fisik dengan saldo tercatat yang lebih besar. Oleh karena sampel diambil berdasarkan nilai uang individu, maka sebuah akun dengan saldo besar memiliki kesempatan lebih besar untuk dimasukkan dibandingkan dengan yang saldo kecil. Contoh: didalam siklus pendapatan , salah satunya dalam konfirmasi piutang dagang, akun dengan saldo Rp.5.000.000,- memiliki kemungkinan untuk dipilih 10 kali lebih besar dibandingkan yang saldonya Rp.500.000,- karena terdiri atas 10 kali unit uang yang lebih besar. Hasilnya pengambilan sampel bertingkat
Image of page 142
9 LEARDO ARLES_PENGAUDITAN tidak diperlukan dalam MUS, karena proses stratifikasinya terjadi secara otomatis. - Setiap akun menggunakan penilaian awal materialitas dan bukan salah saji yang diterima. Aspek unik lainnya dari MUS adalah penilaian awal materialitas yang secara langsung menentukan jumlah salah saji yang dapat diterima untuk proses audit setiap akun. Contohnya: Diasumsikan auditor memutuskan bahwa penilaian materialitas seharusnya sebesar Rp.60.000.000,- untuk seluruh laporan keuangan. Materialitas sejumlah Rp.60.000.000,- akan digunakan sebagai salah saji yang dapat diterima dalam seluruh penerapan MUS, yaitu pada item siklus pendapatan seperti penjualan barang dagang dan piutang dagang. - Pemilihan sampel dilakukan menggunakan PPS ( Probability Proportional to size ) Sampel unit moneter dipilih dengan menggunakan Proporsi probability jumlah sampel PPS sample selection . Sampel PPS bisa didapatkan menggunakan peranti Lunak komputer, tabel angka acak, atau teknik pengambilan sampel yang sistematis. - Generalisasi dari sampel ke populasi ketika salah saji tidak ditemukan dengan menggunakan MUS Asumsikan bahwa auditor mengonfirmasikan suatu populasi piutang dagang atas kebenaran nilai moneter. Total populasi adalah Rp.1.200.000.000,- dan
Image of page 143
10 LEARDO ARLES_PENGAUDITAN sampelnya menggunakan 100 konfirmasi. Selama audit, seluruh salah saji ditemukan dalam sampel. Auditor ingin menentukan jumlah maksimal salah saji atau kurang saji yang dapat muncul dalam populasi meskipun salah saji tidak ditemukan dalam sampel. Hal ini disebut batas salah saji atas dan batas salah saji bawah. Diasumsikan ARIA adalah 5%. CUER sebesar 3% menunjukkan batas atas dan batas bawah , disajikan dalam persen. Oleh karena tingkat salah saji dalam sampel adalah 0%, maka 3% mempresentasikan estimasi kesalahan pengambilan sampel. Berdasarkan hasil sampel dari batas salah saji dalam tabel, auditor dapat menyimpulkan dengan risiko pengambilan sampel 5%, bahwa sebanyak 3% dari unit moneter dalam populasi tidak mengalami salah saji. Untuk mengonversikan persentase ini dalam rupiah, auditor harus membuat asumsi dengan persentase rata-rata salah saji dalam populasi tersebut. Asumsi ini secara signifikan memegaruhi batas-batas salah saji. Berikut ini contoh asumsi yang dibuat untuk mengilustrasikan hal tersebut : Asumsi 1 : jumlah lebih saji adalah 100%, jumlah salah saji adalah 100% batas salah saji pada aria 5% adalah: Batas salah saji atas = Rp 1.200.000.000 X 3% X100% = Rp.36.000.000,- Batas salah saji bawah =Rp.1200.000.000 X 3% X 100% = Rp.36.000.000,-
Image of page 144
Image of page 145

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 154 pages?

  • Fall '19

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask ( soon) You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes
A+ icon
Ask Expert Tutors