Pertamina ep asset 2 limau field struktur geologi

This preview shows page 21 - 25 out of 88 pages.

Kondisi Geologi Wilayah Operasi PT. Pertamina EP Asset 2 Limau Field Struktur geologi yang mempengaruhi terbentuknya perangkap hidrokarbon sebagian besar merupakan antiklinal, patahan yang berorientasi barat laut tenggara sebagai akibat gaya kompresi. Pada cekungan Sumatera Selatan, minyak dan gas terperangkap pada lapisan batupasir, batugamping dan granit wash ataupun basement fracture yang berasosiasi dengan sesar geser yang berorientasi barat daya-timur laut. Urutan stratigrafi didalam Sub Cekungan Sumatera Selatan telah dilakukan oleh Tobler pada tahun 1908. Penelitian selanjutnya pada pertengahan tahun dua puluhan menentukan keberadaan unconformity antara sedimen Tersier dan batuan Pra- Tersier yang berada di bawahnya. Klasifikasi lebih detail kemudian dihasilkan oleh Spruyt pada tahun 1956 atas dasar sejumlah data yang diperoleh melalui pemboran intensif dan aktivitas-aktivitas eksplorasi minyak di daerah ini (Arsip Pertamina, 2018). Sekuen transgresi pada bagian atas diikuti oleh sekuen regresi dengan diendapkannya Formasi Air Benakat, Formasi Muara Enim dan Formasi Kasai. Keseluruhan sekuen sedimentasi secara umum dikenal sebagai megacycle, dimana pada bagian bawah berupa fasies transgresi (Telisa Group), yang terutama terdiri dari material klastik kasar, dan pada bagian atas berupa fasies regresi (Palembang Group) terdiri atas material klastik kasar.
Image of page 21