Transaksi berupa identifikasi pihak pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi

Transaksi berupa identifikasi pihak pihak yang

This preview shows page 30 - 32 out of 81 pages.

Transaksi berupa identifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi, analisis termin dan persyaratan dari perjanjian atas Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi; 2. Analisis Kualitatif berupa analisis terhadap alasan dan latar belakang Rencana Transaksi, riwayat singkat Perseroan dan kegiatan usaha, analisis industri, analisis operasional dan prospek usaha Perseroan serta keuntungan dan kerugian Rencana Transaksi; dan 3. Analisis Kuantitatif berupa analisis kinerja historis, analisis kewajaran harga , dan analisis uji nilai tambah. 2.2 Analisis Kewajaran Rencana Transaksi Berdasarkan metodologi pengkajian kewajaran atas Rencana Transaksi yang disebutkan di atas, analisis kewajaran Rencana Transaksi adalah sebagai berikut: 2.2.1 Analisis Kuantitatif 2.2.1.1. Analisis Hubungan Antara Pihak – Pihak yang Bertransaksi Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan selaku pihak pembeli; RNI selaku pihak penjual serta Phapros dan entitas anak sebagai pihak yang menjadi objek transaksi. 1. Perseroan Perseroan sebagai pihak yang akan membeli saham Phapros dan Anak Perusahaan dari RNI. a) Riwayat Singkat Perseroan didirikan berdasarkan akta No. 18 tanggal 16 Agustus 1971 dan diubah dengan akta perubahan No. 18 tanggal 11 Oktober 1971 keduanya dari Notaris Soelaeman Ardjasasmita, di Jakarta. Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. JA5/184/21 tanggal 14 Oktober 1971, yang didaftarkan pada buku registrasi No. 2888 dan No. 2889 tanggal 20 Oktober 1971 di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 90 tanggal 9 November 1971 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 508. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 19 tanggal 18 Mei 2018 dari Nova Faisal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0074338.AH.01.11 Tahun 2018 tanggal 30 Mei 2018. b) Maksud dan Tujuan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah menyediakan barang dan/atau jasa di bidang industri farmasi, healthcare , kimia, biologi, alat kesehatan, makanan dan minuman. Perseroan berdomisili di Jakarta dan memiliki unit produksi yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Watudakon (Mojokerto) dan Tanjung Morawa-Medan. Perseroan juga memiliki satu unit distribusi yang berlokasi di Jakarta. Pada tahun 2003, Perseroan
Image of page 30
10 membentuk 2 (dua) Entitas Anak yaitu PT Kimia Farma Trading & Distribution dan PT Kimia Farma Apotek yang sebelumnya merupakan unit usaha Pedagang Besar Farmasi dan PT Kimia Farma Apotek yang sebelumnya merupakan unit usaha Apotek. Kantor Pusat Entitas beralamat di Jalan Veteran Nomor 9 Jakarta.
Image of page 31
Image of page 32

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 81 pages?

  • Fall '17

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes