Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis H 2 terbukti yaitu

Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa

This preview shows page 9 - 10 out of 10 pages.

Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 2 ) terbukti, yaitu bahwa variabel LMX (X 1 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap motivasi kerja (X 3 ) karyawan departemen penjualan, sehingga semakin tinggi LMX karyawan departemen penjualan, maka motivasi kerja karyawan departemen penjualan PT. X juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 3 ) terbukti, yaitu bahwa variabel LMX (X 1 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan, sehingga semakin tinggi LMX karyawan, maka komitmen organisasional karyawan departemen penjualan PT. X juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 4 ) tidak terbukti, yang berarti bahwa variabel motivasi kerja (X 3 ) karyawan departemen penjualan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja (X 2 ) karyawan departemen penjualan. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 5 ) tidak terbukti, yaitu bahwa kepuasan kerja (X 2 ) karyawan departemen penjualan tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 6 ) terbukti, yaitu bahwa variabel motivasi kerja (X 3 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan, sehingga semakin tinggi motivasi kerja karyawan departemen penjualan, maka komitmen organisasional karyawan departemen penjualan PT. X juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 7 ) terbukti, yaitu bahwa variabel LMX (X 1 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan melalui motivasi kerja (X 3 ) karyawan departemen penjualan sebagai variabel intervening, sehingga semakin tinggi LMX karyawan departemen penjualan dan motivasi kerja karyawan departemen penjualan, maka komitmen organisasional karyawan departemen penjualan PT. X juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 8 ) terbukti, yaitu bahwa variabel LMX (X 1 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan melalui kepuasan kerja (X 2 ) karyawan departemen penjualan sebagai variabel intervening, sehingga semakin tinggi LMX karyawan departemen penjualan dan kepuasan kerja karyawan departemen penjualan, maka komitmen organisasional karyawan departemen penjualan PT. X juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hipotesis (H 9 ) terbukti, yaitu bahwa variabel LMX (X 1 ) karyawan departemen penjualan berpengaruh terhadap komitmen organisasional (X 4 ) karyawan departemen penjualan melalui motivasi kerja (X 3 ) karyawan departemen penjualan dan kepuasan kerja (X 2 ) karyawan departemen penjualan sebagai variabel intervening, sehingga semakin tinggi LMX karyawan departemen penjualan, kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan departemen penjualan, maka komitmen
Image of page 9
AGORA Vol. 1, No. 1, (2013)
Image of page 10

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 10 pages?

  • Winter '20
  • MS.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture