Dalam upaya pengembangan bidang kewirausahaan

This preview shows page 208 - 210 out of 236 pages.

Dalam upaya pengembangan bidang kewirausahaan, Mahasiswa diharapkan bisa menjadi Pengusaha Sebelum Di Wisuda.Kadin & Pemerintah menargetkan 4000 wirausaha per tahunnya, dan model pengembangan seperti ini bisa dimulai dari kampus.Maka dari itu Amikom sudah membentuk JAMAWI tersebut. 8. KALONG DOLAR (KADOL) KADOL merupakan komunitas blogger amikom. Komunitas yang pada awal berdirinya adalah sebuah komunitas sharing dan berbagi pengalaman dibidang web ini sekarang menjadi sebuah komunitas yang patut di dikagumi di Universitas AMIKOM karena telah menghasilkan mahasiswa dengan penghasilan besar dan bisa dibilang berpenghasilan setara dengan pengusaha. Dilansir dari Pembina kadol yaitu bapak dony ariyus, Komunitas ini diharapkan kedepannya menjadi salah satu komunitas mahasiswa amikom yang bisa mengkover para mahasiswa amikom dengan notabenya mahasiswa yang telah menempuh matakuliah e-commerce di Universitas AMIKOM dapat menerapkan ilmu dari perkuliahan dan bisa mendapatkan penghasilan dari dunia internet salah satunya adsense. 9. AMIKOM Overclocking 10. AMIKOM Virus Commununity 11. Hexa Kemahasiswaan dan Alumni
Image of page 208
197 5.2 Business Placement Center (BPC) Ketersediaan sumber daya manusia atau SDM yang berkualitas saat ini merupakan satu persoalan penting dan mendesak. Rendahnya kualitas SDM merupakan salah satu faktor signifikan rendahnya keunggulan bangsa Indonesia di dunia internasional. Di Indonesia, Perguruan Tinggi (PT) merupakan institusi penghasil SDM yang kompeten pada berbagai bidang ilmu. PT juga diharapkan dapat mengisi kebutuhan dunia kerja dengan standar mutu yang optimal dan sekaligus menciptakan peluang kerja. Oleh karenanya menyiapkan kondisi antara PT dengan dunia kerja serta menciptakan lapangan pekerjaan merupakan sebuah proses penting yang harus diciptakan dengan sebaik-baiknya sejak awal. Saat ini fenomena umum yang sering terjadi di Indonesia, yang merupakan kendala besar yang harus dihadapi, adalah terjadinya ketidaksesuaian kompetensi antara kebutuhan dunia kerja dengan keahlian SDM. Salah satu potret yang sangat nyata adalah banyaknya pencari kerja yang mengajukan lamaran dengan persyaratan akademik telah memenuhi kriteria standar namun setelah memasuki dunia kerja ternyata mereka tidak memahami dan memiliki kecakapan dalam bidang pekerjaannya. Kemampuan untuk menjadi seorang Entrepreneur atau Technopreneurship juga sangat rendah. Kendala lainnya adalah rendahnya kemampuan soft-skills yang dimiliki oleh para lulusan. Saat ini tidak hanya kemampuan hard-skills yang dibutuhkan oleh dunia kerja tetapi juga soft-skills. Kemampuan inisiatif, etika/integritas, berfikir kritis, kemauan belajar, komitmen, motivasi, semangat, dapat diandalkan, kemampuan komunikasi lisan, dan kreatif merupakan beberapa soft-skills yang diperlukan oleh dunia kerja dan tentunya akan sangat berpengaruh metal sebagai seorang pengusaha.
Image of page 209
Image of page 210

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 236 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes