STATISTICS
49564-ID-fertilitas-penduduk-indonesia-hasil-sensus-penduduk-2010.pdf

23 keterbatasan data berdasarkan hasil sensus

Info icon This preview shows pages 18–22. Sign up to view the full content.

2.3 Keterbatasan Data Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 1971-2010 dapat digunakan empat medode dalam mengestimasi tingkat fertilitas yaitu metode anak kandung ( Own Children atau OC) , Rele, Palmore dan Guna Sekaran Palmore. Masing-masing metode biasanya menghasilkan tingkat fertilitas yang berbeda serta memerlukan rincian data yang berbeda. Namun demikian dalam penulisan ini estimasi tingkat fertilitas yang digunakan hanya menggunakan metode anak kandung ( Own Children atau OC).
Image of page 18

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

Image of page 19
11 Fertilitas Penduduk Indonesia 3. FERTILITAS PENDUDUK INDONESIA 3.1 Angka Kelahiran Kasar/ Crude Birth Rate (CBR) Berdasarkan data hasil SP2010 CBR Indonesia sebesar 17,9 kelahiran per 1000 penduduk. Angka ini menunjukkan bahwa pada setiap 1000 penduduk terdapat sekitar 18 kelahiran bayi. Sementara itu hasil SP71 CBR Indonesia masih sebesar 21,1 kelahiran per 1000 penduduk. Selanjutnya hasil SP80 CBR Indonesia naik menjadi 26,9, hal ini mungkin karena belum adanya keluarga berencana sehingga orang merasa nyaman untuk mempunyai anak lebih banyak. Angka CBR terus mengalami penurunan hingga mencapai 20,9 tahun 1990 dan menjadi 17,4 pada tahun 2000. Hasil SP2010 CBR Indonesia sebesar 17,9, hal ini diduga karena jumlah wanita usia reproduksi tahun 2010 lebih besar dari tahun 2000 (Gambar 1). Gambar 1 CBR Indonesia, 1971-2010 Hasil SP90 CBR tertinggi sebesar 27,8 adalah Provinsi Maluku dan terendah adalah provinsi DI Yogyakarta sebesar 14,9. Hasil SP2000 Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki CBR tertinggi sebesar 25,4 dan Provinsi Jawa Timur memiliki CBR terendah sebesar 13,6. Sementara itu dari hasil SP2010 Sulawesi Tenggara adalah provinsi yang mempunyai angka CBR tertinggi sebesar 23,1. Dan CBR terendah adalah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 14,4 (Tabel L1). CBR Indonesia Hasil SP2010, setiap 1000 penduduk terdapat sekitar 18 kelahiran bayi. 0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 SP1971 SP1980 SP1990 SP2000 SP2010 21,1 26,9 20,9 17,4 17,9
Image of page 20

Info icon This preview has intentionally blurred sections. Sign up to view the full version.

12 Fertilitas Penduduk Indonesia 3.2 Angka Kelahiran Total/ Total Fertility Rate (TFR) TFR Indonesia hasil SP2010 yang dihitung dengan menggunakan metoda anak kandung adalah 2,414 anak per wanita; artinya wanita di Indonesia secara rata-rata akan melahirkan 2-3 anak selama masa repoduksinya. Dari Gambar 2 dapat dilihat penurunan fertilitas pada tahun-tahun terakhir. Di tahun 1967 hasil SP1971 TFR Indonesia adalah 5,605 anak per wanita. Kemudian pada tahun 1976 hasil SP80 TFR Indonesia mengalami penurunan menjadi 4,680 anak per wanita atau turun sekitar 1,9 persen. Pada tahun 1986 TFR Indonesia hasil SP90 menjadi 3,326 anak per wanita atau turun sekitar 3,3 persen. Keadaan ini terus berlanjut sampai dengan tahun tahun 1996 TFR menjadi 2,344 atau turun sekitar 3,4 persen, dan hasil SP2010 TFR Indonesia sedikit mengalami kenaikan sekitar 0,5 persen. Gambar 2 TFR Indonesia, 1971-2010 Gambar 2. TFR Indonesia, 1971-2010 5,605 4,680 3,326 2,344 2,414 0,0 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0 6,0 SP1971 SP1980 SP1990 SP2000 SP2010 Berdasarkan hasil SP71 dua provinsi menunjukkan angka fertilitas tertinggi yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Papua sebesar 7,195 anak per wanita. Sementara Provinsi Jawa Timur memilki angka fertilitas terendah sebesar 4,720 anak per wanita. Tahun 1976 tiga provinsi memiliki angka fertilitas tertinggi di atas 6 yaitu yang tertinggi Provinsi Nusa
Image of page 21
Image of page 22
This is the end of the preview. Sign up to access the rest of the document.
  • Spring '17
  • Muhammad Fadli

{[ snackBarMessage ]}

What students are saying

  • Left Quote Icon

    As a current student on this bumpy collegiate pathway, I stumbled upon Course Hero, where I can find study resources for nearly all my courses, get online help from tutors 24/7, and even share my old projects, papers, and lecture notes with other students.

    Student Picture

    Kiran Temple University Fox School of Business ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    I cannot even describe how much Course Hero helped me this summer. It’s truly become something I can always rely on and help me. In the end, I was not only able to survive summer classes, but I was able to thrive thanks to Course Hero.

    Student Picture

    Dana University of Pennsylvania ‘17, Course Hero Intern

  • Left Quote Icon

    The ability to access any university’s resources through Course Hero proved invaluable in my case. I was behind on Tulane coursework and actually used UCLA’s materials to help me move forward and get everything together on time.

    Student Picture

    Jill Tulane University ‘16, Course Hero Intern