Kemudian Indonesia mulai sadar terhadap pentingnya tata kelola perusahaan

Kemudian indonesia mulai sadar terhadap pentingnya

This preview shows page 2 - 4 out of 24 pages.

Kemudian, Indonesia mulai sadar terhadap pentingnya tata kelola perusahaan karena krisis yang melanda Indonesia pada tahun 1997. Salah satu cara penyelesaian krisis adalah bantuan dari International Monetary Fund (IMF) dengan syarat perjanjian tentang perbaikan dan peningkatan praktik tata kelola perusahaan (Lukviarman, 2016). Mulailah terbentuk suatu komite yang memperhatikan tata kelola perusahaan, yaitu Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) pada tahun 1999. Setahun setelahnya, KNKCG menghasilkan kode etik untuk pelaksanaan tata kelola perusahaan melalui “ Code for Good Corporate Governance” . Pemerintah semakin giat memperhatikan pentingnya penerapan tata kelola di setiap perusahaan. Hal ini terlihat dari dibuatnya The Indonesia Corporate Governance Manual oleh International Finance Corporation dan Otoritas Jasa Keuangan (IFC dan OJK) (2014). Manual ini merupakan hasil dari sebuah program yang dibuat oleh IFC dan OJK. Program tersebut dimulai dan diimplementasikan dari tahun 2012. Program yang dibuat oleh IFC dan OJK bertujuan untuk membuat sebuah pedoman bagi seluruh perusahaan dalam upaya menerapkan tata kelola perusahaan. Hal ini yang memperlihatkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan. Keseriusan pemerintah dalam memperhatikan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan juga dapat terlihat dari Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32 / POJK.04 / 2015 tentang “Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka” (OJK, 2 015). Salinan surat edaran ini berisi mengenai kewajiban seluruh perusahaan terbuka untuk menerapkan tata kelola perusahaan dengan baik. Selain itu, salinan ini juga berisi mengenai pedoman bagi setiap perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan.
Image of page 2
188 IFC dan OJK (2014) menyatakan bahwa tata kelola perusahaan berfungsi untuk mengontrol struktur dan proses bisnis perusahaan yang berlandaskan tanggung jawab, transparan, akuntabilitas, dan adil terhadap setiap pemangku kepentingan perusahaan. Selain itu, manfaat tata kelola perusahaan adalah membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dalam sektor operasionalnya, memiliki peluang lebih besar untuk dapat masuk ke dalam pasar modal, memiliki reputasi yang baik dalam dunia perekonomian, dan memberikan kesempatan kepada perusahaan dalam membantu meningkatkan perekonomian suatu negara (IFC dan OJK, 2014). Manfaat tata kelola perusahaan dalam mengontrol keadilan di dalam perusahaan dinyatakan oleh Cadbury (2002, dalam Lukviarman 2016) bahwa tata kelola perusahaan memperhatikan keseimbangan antara tujuan ekonomi dan sosial serta tujuan individu dengan kelompok. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa tata kelola perusahaan mencegah terjadinya timbul permasalahan agar tujuan perusahaan akan lebih diutamakan dibandingkan tujuan pribadi.
Image of page 3
Image of page 4

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 24 pages?

  • Fall '19

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture