Keywords organizational culture leadership public library Pada lingkungan

Keywords organizational culture leadership public

This preview shows page 2 - 3 out of 13 pages.

head of Tenteram City public library adopts autocratic leadership. Keywords: organizational culture, leadership, public library Pada lingkungan masyarakat dan dalam organisasi formal maupun nonformal selalu ada seseorang yang dianggap lebih dari yang lain. Orang yang memiliki kemampuan lebih itu kemudian diangkat atau ditunjuk sebagai orang yang dipercayakan untuk mengatur orang lainnya. Biasanya orang seperti itulah disebut pemimpin atau manajer. Dari kata pemimpin itulah kemudian muncul istilah kepemimpinan setelah melalui suatu proses yang panjang. (Rivai, 2003). Kepemimpinan selama ini menjadi salah satu topik yang selalu menarik untuk dikaji dan diteliti karena kepemimpinan menjadi hal yang sangat diamati sekaligus fenomena yang sangat sedikit dipahami. Fenomena kepemimpinan juga telah membuktikan bagaimana kepemimpinan telah berpengaruh sangat besar terhadap kehidupan organisasi. Kepemimpinan berpengaruh terhadap jalannya organisasi dan kelangsungan hidup organisasi tersebut. Peran pemimpin dalam perilaku kelompok sangat dominan, karena pemimpin sangat mengantisipiasi terhadap perubahan, peluang yang ada, memotivasi semua pengikut untuk dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi serta tingkat produktivitas; memperbaiki kinerja yang kurang bagus dan pemimpin harus bisa memberikan bimbingan menuju ke pencapaian yang telah ditetapkan dalam tujuan suatu organisasi. (Dewi dan Herachwati, 2010). Husein Umar (1999) Kepemimpinan adalah suatu proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan dari kelompok anggota yang saling berhubungan tugas. Kepemimpinan berkaitan dengan dua kemampuan yang harus dimiliki pemimpin yaitu kemampuan individu dan kemampuan teknis. Kemampuan individu berkaitan erat dengan fitrah manusia yang diciptakan untuk menjadi pemimpin sehingga hampir semua manusia mempunyai peluang yang sama untuk menjadi pemimpin, yang membedakan adalah kemampuan teknis. Setiap lembaga membutuhkan pemimpin dengan kemampuan teknis yang khas, dalam ruang lingkup perpustakaan maka kepala perpustakaan dituntut memiliki kemampuan teknis dalam mengelola suatu lembaga informasi serta mampu memahami dan menguraikan tugas dan bagian-bagian yang ada dalam organisasi perpustakaan tersebut. Seorang pemimpin tidak selalu menjadi kepala atau manajer dan sebaliknya, seorang manajer atau kepala perpustakaan tidak selalu memiliki jiwa kepemimpinan. Apabila seorang kepala perpustakaan memiliki jiwa kepemimpinan, maka dia secara langsung memberikan pengaruh terhadap keberhasilan dan budaya di dalam sebuah perpustakaan. Menurut Acher dalam Stueart (2012) pemimpin membentuk pikiran individu, ide dan emosi yang mana akan mempengaruhi, motivasi, loyalitas, etika dan kualitas pekerjaan dan akhirnya budaya. Maka dapat dikatakan kepemimpinan mampu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap cara berpikir dan juga dapat membangun gagasan-gagasan baru sehingga kepemimpinan akan dapat mempengaruhi motivasi, loyalitas, etika dan kualitas pekerjaan dari para pegawai perpustakaan dan pada akhirnya hal tersebut akan dapat membentuk suatu budaya kerja yang handal.
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 13 pages?

  • Winter '20
  • MS.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture