Seminar Nasional INOBALI 2019 Inovasi Baru dalam Penelitian Sains Teknologi dan

Seminar nasional inobali 2019 inovasi baru dalam

This preview shows page 2 - 3 out of 6 pages.

Seminar Nasional INOBALI 2019 Inovasi Baru dalam Penelitian Sains, Teknologi dan Humaniora 905 SPG dan SPB sehingga dapat menurunkan kualitas layanan dan meningkatkan biaya pemasaran (Luke, et al, 2005). Menurut Luke, et al (2015), Nyoman dan Wayan (2015), dan Bhatti, Islam, Mirza, dan Hadi Ali (2015) intention to quit, dipengaruhi oleh Leader Member Exchange, dengan dimediasi Intention to Quit kerja dan komunikasi, umur tidak berpengaruh terhadap keinginan untuk berpindah dari pegawai tapi jenis kelamin dan status perkawinan mempengaruhi keinganan untuk berpindah. Berkaitan dengan tipe kepemimpinan, sikap pemimpin dapat memberikan pengaruh positif atau negatif terhadap minat karyawan untuk tetap bekerja. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa perilaku kepemimpinan merupakan faktor kritis yang terkait erat dengan iklim Intention to Quit dan reaksi karyawan dalam organisasi (Liao, Hu, Chung, Chen , 2017 dan Mohhamed, 2017). Hubungan kepercayaan merupakan salah satu bagian dari dalam teori kepemimpinan sebagai model double-stranded vertikal (Shun-sien, et al, 2017). Konstruk ini juga disebut sebagai pertukaran pemimpin-anggota ( Leader-member exchange ) (Konya, Leposava Nesic, dan Matic , 2015). Valentin, et al (2015) menemukan bahwa anggota tim dalam suatu organisasi yang menjadi bagian dari anggota dalam kelompok pemimpin (yaitu mereka yang memiliki hubungan Leader-Member Exchange berkualitas tinggi) menerima lebih banyak informasi dari atasan mereka daripada mereka yang memiliki hubungan Leader-Member Exchange berkualitas rendah. Luke, et al (2015) menunjukkan bahwa seorang pemimpin dapat memutuskan tentang informasi yang harus dan tidak untuk dibagikan dengan berbagai bawahan. Dengan demikian, gaya kepemimpinan dapat mempengaruhi perilaku organisasi yang positif (Luke, et al (2015), Lucy, (2004), Lin dan Ma, (2004). Komunikasi yang baik adalah komunikasi dua arah yang memberikan masukan terhadap kinerja bawahan maupun kepemimpinan yang dilakukan oleh atasan (Liden dan Maslyn, 1998). komunikasi dua arah dapat memberikan input kepada atasan tentang apa yang menjadi permasalahan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai, komunikasi atas kebawah memberikan hubungan bagaimana suatu target harus dicapai oleh karyawan. Masukan dari bawah dapat dilakukan untuk melakukan evaluasi sejauh mana kekurangan dan kelebihan suatu perencanaan (Daniel, 2014) dengan kualitas komunikasi yang baik akan menciptakan suasana kerja yang berkualitas juga dapat mendorong Intention to Quit kerja. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa banyak penelitian menekankan pentingnya mengidentifikasi faktor komunikasi dan Intention to Quit, mengeksplorasi faktor pekerjaan dan yang tidak terkait pekerjaan. Faktor tidak berwujud seperti kepemimpinan dapat memperkuat kemampuan kerja karyawan dan hubungan karyawan, seperti berbagi pengetahuan, kepercayaan, komitmen, kecerdasan emosional, memori transaktif, dan kinerja tim (Daniel, 2014). Hubungan- hubungan tersebut sebagai mana yang dikemukakan oleh Daniel (2014), akan menyiratkan bahwa pengusaha atau manajer harus lebih memperhatikan untuk membangun iklim
Image of page 2
Image of page 3

You've reached the end of your free preview.

Want to read all 6 pages?

  • Winter '20
  • MS.

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

Stuck? We have tutors online 24/7 who can help you get unstuck.
A+ icon
Ask Expert Tutors You can ask You can ask You can ask (will expire )
Answers in as fast as 15 minutes