Dan tatakerja innovation satuan kerja yang

This preview shows page 16 - 19 out of 25 pages.

dan tatakerja (innovation) satuan kerja yang dipimpinnya, maupun pengembangan organisasinya Orang yang selalu mampu mengatasi segala macam kesulitan (disturbances handler). Dalam situasi apapun seorang manajer harus mampu mengatasi segala hambatan tantangan yang dihadapinya. Peran sebagai pengatur segala macam sumber yang ada ,Setiap manajer bertanggung jawab mengatur segala macam sumber daya manusia, dana, waktu, dan prasarana, sehingga masing-masing sumber dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Orang yang berperan mewakili dalam setiap hubungan kerja dengan satuan kerja di luarnya. Pendapat lain yang menarik tentang peranan kepemimpinan, diungkapkan oleh H.G. Hicks dan C.R. Gullet dalam bukunya yang berjudul Organization: Theory and Behaviors. Kedua pakar tersebut berpendapat bahwa peranan pemimpin tersebut berhasil perlu berbagai sifat antara lain yaitu: bersikap adil, memberikan sugesti, mendukung tercapainya tujuan, sebagai katalisator, menciptakan rasa aman, sebagai wakil organisasi, sumber inspirasi, dan yang terakhir mau menghargai. 1. Bersikap adil 2. Memberikan sugesti (Suggesting) 16
3. Mendukung tercapainya tujuan (Supplying Objevtives) 4. Katalisator (Catalysing) 5. Menciptakan rasa aman (Providing Security) 6. Sebagai wakil organisasi (Representing) 7. Sumber inspirasi (Inspiring) 8. Bersikap menghargai (Praising) Ciri-ciri pemimpin yang berprinsip menurut Stephen R.Covey dalam bukunya “Principle Centered Leadership, 1997 halaman 29-37 menguraikan prinsip tersebut adalah sebagai berikut : 1. Selalu belajar (terus menerus) 2. Berorientasi pada pelayanan 3. Memancarkan energi positif 4. Mempercayai orang lain 5. Hidup seimbang 6. Melihat hidup sebagai petualangan 7. Sinergistik 8. Selalu berlatih untuk memperbaharui diri a. Pendekatan Gaya Kepemimpinan b. Pendekatan gaya kepemimpinan oleh para ahli diklasifikasikan pada pendekatan klasik dan pendekatan modern, termasuk di dalamnya adalah gaya kepemimpinan dalam era perubahan. Pendekatan kepemimpinan tersebut dibahas di dalam uraian lebih lanjut: c. Pendekatan Teori Sifat (Traits Theory) d. Pendekatan teori ini lebih menekankan pada atribut-atribut/ciriciri pribadi yang dimiliki oleh seorang pemimpin. Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat- sifat atau watak, kualitas pribadi yang dimiliki oleh seorang pemimpin. e. Pendekatan Perilaku (Behaviour Theory) f. Teori ini dikembangkan mulai awal tahun 50-an, akibat ketidakpuasan dari teori sifat. Teori ini lebih menitikberatkan pada keberhasilan seorang pemimpin dipengaruhi oleh perilaku seorang pemimpin. Hal ini 17
disebabkan karena pada dasarnya kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan seseorang atau kelompok dalam usahanya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Wahyo Sumidjo, Dasar-dasar Kepemimpinan dan Manajemen).

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture