5 METODE PROFIT SPLIT Langkah Langkah Penerapan Metode Pembagian Laba Sisa 7

5 metode profit split langkah langkah penerapan

This preview shows page 110 - 113 out of 113 pages.

5 METODE PROFIT SPLIT
Image of page 110
Langkah-Langkah Penerapan Metode Pembagian Laba Sisa 7. Membagi Residual Profit berdasarkan nilai relatif kontribusi unik masing-masing pihak Contoh Lanjutan: Penghitungan alokasi residual profit sebagai berikut: 5 BGS Corp. (52,63% x USD 56,980) = USD 29,989 PT BGSI (47,37% x USD 56,980) = USD 26,991 Total Residual = USD 56,980 Sehingga laba yang diatribusikan kepada pihak afiliasi adalah sebagai berikut: Remunerasi atas fungsi rutin (USD) Alokasi Residual Profit (USD) Laba bersih usaha setelah koreksi (USD) BGS Corp. 23,500 29,989 53,489 PT BGSI 19,520 26,991 46,511 100,000 8. Menentukan laba wajar Contoh Lanjutan: Dari hasil penghitungan sampai langkah (7) di atas diperoleh koreksi positif atas laba bersih PT BGSI sebesar USD 6,511 (46,511 - 40,000). Koreksi positif atas laba bersih usaha tersebut diatribusikan kepada pos terkait. Untuk contoh kasus di atas, koreksi diatribusikan kepada pos pembelian (Harga Pokok Penjualan) PT BGSI. METODE PROFIT SPLIT
Image of page 111
Kekurangan Kelebihan Lebih fleksibel dalam memperhitungkan specific, possibly unique, facts and circumstances of the associated enterprises that are not present in independent enterprises . Cenderung kurang mendasarkan informasi dari independent enterprises Kecil kemungkinan salah satu pihak yang terlibat dalam transaksi afiliasi akan menghasilkan profit yang ekstrim atau mustahil karena semua pihak yang bertransaksi dievaluasi. Two-sided approach dapat digunakan untuk mencapai keekonomian skala yang dapat memuaskan baik WP maupun kantor pajak Sulit untuk mendapatkan akses informasi dari foreign affiliates , khususnya ketika foreign affiliate is the parent company or a sister company daripada a subsidiary of the taxpayer Sulit mengukur kombinasi revenue dan costs untuk semua associated enterprises yang berpartisipasi dalam controlled transactions , yang membutuhkan metode pembukuan dengan basis yang sama dan membuat penyesuaian dalam praktik akuntansi dan mata uang. Ketika diaplikasikan untuk operating profit , mungkin sulit untuk mengidentifikasi operating expenses yang berkaitan dengan transaksi tersebut dan mengalokasikan cost antar transaksi dan aktivitas lain dari perusahaan afiliasi. Kelebihan dan Kekurangan
Image of page 112