B kerangka berpikir berdasarkan kajian teoritis di

This preview shows page 11 - 13 out of 27 pages.

B.Kerangka BerpikirBerdasarkan kajian teoritis di atas, maka dapat jelaslah bahwa sumber belajar adalahsegala sesuatu yang berasal dari luar diri seseorang yang dapat memungkinkan terjadinyaproses belajar. Lingkungan belajar adalah suatu tempat yang berfungsi sebagai wadah ataulapangan terlaksananya proses belajar mengajar atau pendidikan. Tanpa adanyalingkungan, pendidikan tidak dapat berlangsung.Lingkungan dapat dimanfaatkan sebagaisasaran belajar, sumber belajar dan juga sarana belajar.Wilayah pesisir meruapakan wilayah yang berada di daerah pantai atau dengandengan laut.Ekosistem perairan pesisir merupakan ekosistem yang dinamis danmempunyai kekayaan habitat beragam, di darat maupun di laut serta salingberinteraksi.Selain mempunyai potensi besar wilayah pesisir juga merupakan ekosistemyang mudah terkena dampak kegiatan manusia. Dengan demikian, perlu adanya kesadaranmasyarakat sekitar akan sumber daya yang ada di sekitar wilayah tersebut.Untuk mewujudkan hal tersebut perlu di bangun sebuah perpustakaan yang menjadipusat sumber belajar masyarakat sekitar agar membantu mereka meningkatkanwawasannya akan kekayaan sumber daya alam yang ada di wilayah mereka.8
BAB IIIMETODE PELAKSANAANA.Tempat dan Waktu PenelitianPenelitian ini dilaksanakan dilingkungan XI, Kampung Nelayan Seberang, KelurahanBelawan I, Kecamatan Medan Belawan.Penelitian tersebut dilaksanakan pada tanggal 26Oktober 2017.B.Subjek penelitianSubjek dalam penelitian ini adalah Kepala Lingkungan XI Kampung NelayanSeberang dan beberapa orang warga sekitar.Sampel dipilih dengan teknikpurposivesampling.Peneliti hanya memilih beberapa orang tersebut sebagai sampelnya karenadiperkirakan dapat memberikan informasi yang jelas dan aktual tentang keadaan dilingkungan tersebut, khususnya mengenai pendidikannya.C.Metode PenelitianPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (casestudy) dimana objek penelitiannya adalah sumber belajar di wilayah pesisir.Lebih tepatnyapenelitian ini termasuk dalam studi kasus instrumental.Menurut Fraenkel dan Wallen(2008:431), studi kasus instrumental (instrumental case study) merupakan sebuahpenelitian dimana peneliti tertarik meneliti kasus tertentu untuk tujuan yang lebih luas dankesimpulan dari penelitian tersebut bersifat global.Jadi, dalam penelitian ini penelitiakan meneliti kasus mengenaisumber belajar diwilayah tersebut. Kemudian kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikansolusi yang dapat diterapkan, bukan hanya di wilayah yang bersangkutan, namun jugauntuk wilayah pesisir pada umumnya.D.Langkah PenelitianLangkah-langkah yangakan dilalui peneliti dalam penelitian ini, yaitu: 1)mengidentifikasi masalah atau kasus yang akan diteliti, 2) mengidentifikasi tempat dansubjek penelitian, 3) mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara, 4)menganalisis data, 5) menarik kesimpulan.

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

End of preview. Want to read all 27 pages?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

Term
Spring
Professor
N/A
Tags

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture

  • Left Quote Icon

    Student Picture